Miran Saputra Sabet Juara 2, Pancarkan Jiwa Petarung di Trisula Pencak Silat Championship

0 132

BSINews, Jakarta — Miran Saputra, mahasiswa Manajemen dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)  kampus Cengkareng, membuktikan bahwa ketangguhan dan strategi adalah kunci di medan laga. Bertarung di ajang Trisula Pencak Silat Championship yang digelar di GOR PKP Jakarta Islamic School pada 8 Februari 2025, Miran sukses menyabet Juara 2 di kategori Tanding Dewasa Putra Kelas F.

Di atas gelanggang, setiap gerakan Miran bukan sekadar teknik, tetapi bahasa tubuh seorang petarung yang menari di antara serangan lawan. Ketepatan waktu, kelincahan, dan ketahanan fisik menjadi senjatanya. Meski menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah, ia tetap tegak, melawan dengan strategi matang hingga akhirnya berdiri di podium kemenangan.

Miran Saputra Sabet Juara 2 di Trisula Pencak Silat Championship

“Pertandingan ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita menghadapi tantangan dengan kepala tegak dan hati yang kuat,” ujar Miran. “Saya bersyukur bisa membawa nama UBSI ke tingkat nasional. Ini hasil dari latihan keras dan dukungan dari teman-teman serta pelatih.”

Keberhasilan Miran tak lepas dari semangat dan disiplin yang ia junjung tinggi. Latihan intensif, pengorbanan waktu, serta mental baja menjadi kunci perjalanannya menuju podium. Prestasinya ini menjadi bukti bahwa pencak silat bukan sekadar bela diri, tetapi juga seni dan filosofi hidup yang mengajarkan keseimbangan antara kekuatan dan kebijaksanaan.

Baca juga : Sabet Juara 3 di Trisula Pencak Silat Championship, Sintyawati Tunjukkan Kekuatan dan Keanggunan

Astrid Noviriandini, selaku pembina UKM Pencak Silat UBSI, mengapresiasi perjuangan Miran yang penuh semangat. “Miran menunjukkan bahwa kemenangan bukan hanya soal fisik, tapi juga mental dan strategi. Keuletannya patut menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi,” ungkapnya.

Dengan semangat juang yang terus berkobar, Miran Saputra siap melangkah lebih jauh, menjadikan pencak silat bukan hanya prestasi, tetapi juga warisan kebanggaan. Ia adalah bukti bahwa setiap usaha, bila dijalani dengan kesungguhan, akan berbuah kemenangan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.