Dari Modal Sepuluh Ribu Rupiah hingga Meraih Omzet Jutaan Rupiah Perbulan
PotianakBSINEWS-Surya Pratama Ramandhani, alumni AMIK BSI Pontianak prodi Manajemen Informatika lulusan tahun 2013. Pemuda kelahiran 11 Februari 1994 itu ternyata mampu meraih kesuksesan di usia muda yang masih 24 tahun. Dengan modal minim Surya memulai bisnisnya ini dengan semangat berwirausaha yang tinggi sehingga bisa membawanya menjadi wirausaha muda sukses.
Dengan bermodalkan Rp 10.000,- saja awalnya serta alat seadanya, ia kemudian terjun ke dunia bisnis kuliner yaitu membuat cake kreasi. Karena memang memiliki keahlian di bidang dekorasi cake, ia mengaku memang senang desain dan seni menggambar. Untuk itu ia berinisiatif untuk mengembangkan hobinya itu. Dan kemudian dia berhasil memproduksi cake dengan ciri dekorasi khas sendiri.
“Saya memasarkan bisnis ini hanya melalui sosial media seperti instagram, whatsapp dan facebook, yang sekarang akun ig saya @cakets followernya sudah mencapai 10,4K dan juga sudah punya outlet sendiri tepatnya di Jl. Adisucipto Gang Trasnmigrasi No. 12A Pontianak,”ujar Surya.
Bisnis yang digelutinya dari bangku kuliah sampai dengan sekarang ini membuatnya semakin jatuh cinta pada profesi tersebut.
“Awalnya tertarik berbisnis karna bekal ilmu dimasa SMA dulu, waktu itu ambil jurusan pemasaran dan masuk kuliah di BSI. Dan di BSI dapat matakuliah entrepreneur dan bersinergi dengan BSI Entrepreneur Center (BEC) yang ada di BSI. Nah, dari situ tambahan ilmu yang saya dapatkan saya realisasikan,”ungkapnya panjang lebar.
Brand Cake TS sendiri memiliki kepanjangan yaitu Cake Tania Surya, yang tidak lain adalah kombinasi dari namanya dan sang istri, Tania. Usaha Cake TS berdiri dari tahun 2013, karna tekad dan kegigihannya didunia wirausaha Surya fokus menjalankan bisnisnya dari nol hingga bisa seperti sekarang. Ia memilih bisnis pembuatan kue dengan dekorasi unik seperti kue ulang tahun, kue pernikahan, dan juga bisa custom tergantung request model dan bentuk dari konsumen.
“Waktu itu sempat ditawarkan oleh perusahaan kue di Arab Saudi tepatnya di Kota Madinah untuk menjadi kepala chef dengan gaji yang menjanjikan, ya kira-kira sekitar USD 1600 diluar fasilitas yang diberikan, namun dengan segudang pertimbangan saya menolak tawaran itu karna saya mempunyai prinsip bahwa sekecil apapun usaha kita, kita adalah bosnya dan sebesar apapun perusahaan, kita akan tetap menjadi seorang karyawan,”ujar pria asal Kota Pontianak itu.
Dan Surya pun mengaku saking cintanya dengan Indonesia, ia tidak bisa meninggalkan kampung halamannya. Hingga sekarang ini Cake TS dikenal masyarakat luas hingga mancanegara. Omzet bisa mencapai 5 s.d. 15 juta rupiah perbulan dan sampai saat ini telah memperkerjakan beberapa karyawan.
Surya berharap usaha Cake TS bisa lebih berkembang lagi bisa dengan membuka lebih banyak outlet-outlet di luar Kota Pontianak, untuk kampus BSI Pontianak semoga melalui BEC dapat mencetak pengusaha pengusaha muda lebih banyak lagi dan bahkan bisa lebih sukses darinya. (NNZ)