WORKSHOP OFFICE STATIONARY FUNCTION PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PERKANTORAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BSI
Jakarta-BsiNews
Peralatan dan perlengkapan kearsipan sudah sangat melekat dalam kehidupan kita sehari-hari, baik di bidang Perkantoran, sekolah, perkuliahan ataupun rumahtangga. Hanya saja masih banyak orang-orang yang tidak paham nama alat dan fungsi sebenarnya dari peralatan dan perlengkapan tersebut. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas BSI sebagai salah satu penyelenggara pendidikan dengan memiliki program studi Administrasi Perkantoran mengharapkan bahwa mahasiswa Prodi Administrasi Perkantoran mampu memahami dan mempraktekkan fungsi dari peralatan dan perkantoran yang ada, maka dari itu prodi Administrasi Perkantoran menyenggarakan Workshop Office Stationery Function.
Workshop dilaksanakan di Universitas BSI kampus Jatiwaringin lantai 5 pada Jumat, 19 Oktober 2018 yang diikuti oleh 75 mahasiswa program studi administrasi perkantoran dari cabang Jatiwaringin, Margonda dan Salemba.
Workshop kali ini mengundang pakar peralatan dan perlengkapan Perkantoran yaitu Bapak Ferry Faried, Beliau adalah seorang Marketing Manager dari PT Bino Mitra Sejati atau yang biasa dikenal dengan Bantex. Dilihat dari website Bino.co.id, Bantex sendiri adalah brand office stationery product dari Denmark yang pertama kali memproduksi produk ramah lingkungan di dunia. Bantex merupakan merk peralatan kantor yang sangat terkenal dan telah memberikan lisensi untuk mendistribusikan dan memproduksi produk-produk dengan merek bantex kepada distributor yang berada lebih dari 70 negara di dunia termasuk Indonesia.
Materi yang disampaikan oleh Bapak Ferry Faried seputar pentingnya penataan arsip dengan cepat, efektif dan efisien dan kegunaan peralatan dan perlengkapan perkantoran secara tepat sasaran. Pengarsipan yang baik menurut bapak Ferry adalah melakukan klasifikasi , penyusunan sistematis dan penggunaan alat arsip yang tepat. Bapak Ferry juga menjelaskan bagaimana cara menentukan Jadwal Retensi Arsip sesuai dengan nilainnya, dan tehnik pemusnahan arsip yang tepat.
Selain itu bapak Ferry juga menjelaskan cara memilih alat yang tepat dalam penyimpanan dokumen, dengan cara mengklasifikasikan terlebih dahulu peralatan arsip yang terdiri dari Penyimpanan berkas terjilid ( yang di jilid/ dilubangi) dan penyimpanan berkas terurai ( berkas yang tidak dilubangi, seperti arsip-arsip vital).
Workshop berlangsung selama 2 jam dan mendapat sambutan baik dari pesertanya. Workshop ini sangat penting mengingat mahasiswa semester 3 program studi Administrasi Perkantoran mendapatkan matakuliah yang berkaitan yaitu praktikum perkantoran. Mahasiswa jadi jauh lebih memahami bahwa setiap dokumen mendapat penanganan berbeda dan bentuk penyimpanan berbeda sesuai dengan nilainya. (Fera Nelfianti)