Menyamakan Persepsi Untuk Kelancaran Proses Tugas Akhir

0 221

BSINews, Jakarta-Program Studi Hubungan Masyarakat menyelenggarakan rapat virtual penyamaan persepsi Tugas Akhir melalui zoom video conference pada pukul 13.00 – 15.00. Kegiatan ini dihadiri oleh  dosen yang akan menjadi Pembimbing Tugas Akhir di Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) pada periode Genap 2021-2022, Rabu (6/4).

Baca Juga: Peningkatan Mutu Tugas Akhir Lewat Persamaan Persepsi Pembimbing Tugas Akhir

Ita Suryani selaku Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas BSI sekaligus pemateri menjelaskan tentang syarat dan jenis tugas akhir yang dapat diambil mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas BSI yakni Perancangan Kampanye Program PR, Perancangan Company Profile dan Perancangan Newsletter PR.

“Informasi terbaru tentang mekanisme Tugas Akhir dimasa Pandemi Covid-19 yakni Riset dan non riset, adapun syaratnya adalah  Output Tugas Akhir dibuatkan karya poster kampanye, company profile dan newsletter, serta melampirkan surat keterangan mendapatkan ijin dari perusahaan untuk menggunakan data-data perusahaan/instansi,” kata Ita Suryani.

Ia menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah menyamakan persepsi dosen-dosen pembimbing tugas akhir dalam mengatasi perbedaan pandangan serta pesepsi yang dapat menimbulkan kebingungan mahasiswa dalam membuat laporan Tugas Akhir nya serta meningkatkan kualitas karya ilmiah dan kualitas membimbing penulisan Tugas Akhir  mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas BSI.

Baca Juga: Prodi Penyiaran Universitas BSI Gelar Persamaan Persepsi Tugas Akhir Bersama Dosen

“Manfaat dari kegiatan ini diharapkan para peserta yang terdiri dari dosen-dosen di Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas BSI mendapatkan tambahan ilmu dalam membimbing tugas akhir mahasiswa. Dosen seringkali kesulitan dalam membimbing mahasiswa menyangkut persamaan persepsi, baik antara teman sejawat dosen/pembimbing maupun antara dosen dan mahasiswa. Permasalahan ini muncul karena belum adanya sosialisasi terkait dengan panduan yang setiap tahun berbeda dan lebih rinci ditingkat program Studi,” tutupnya. (RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.