Prodi Perhotelan Bantu Tingkatkan Wawasan dan Pengetahuan Siswa

0 61

Bekasi, BSINews–Prodi Perhotelan Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) bantu tingkatkan wawasan, ilmu pengetahuan dan keterampilan siswa bidang perhotelan. Kegiatan terlaksana dalam bentuk seminar Perhotelan & Pariwisata secara Hybrid, yakni daring melalui youtube channel BSITVOfficial dan luring yang berlokasi di Wisma BSI, Kaliabang, Bekasi, Rabu (27/7).

Seminar yang bertajuk ‘Meningkatkan Wawasan, Ilmu Pengetahuan & Keterampilan dalam Bidang Perhotelan’ ini, dihadiri oleh guru serta ratusan siswa/i SMA/K/Sederajat dan Ketua Prodi Perhotelan, juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas BSI.

Baca juga: Sosialisasi dan Pembekalan OJT Mahasiswa Prodi Perhotelan Universitas BSI

Prodi Perhotelan

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas BSI, Diah Puspitasari. Dua narasumber hadir untuk menjelaskan seputar dunia perhotelan, pertama Hadi Sutrisno selaku Direktur Mutu Pesona Indonesia sekaligus Ketua Umum Asosiasi SMK Pariwisata seluruh Indonesia dan Ketua DPP Indonesia Hotel General Manager. Sedangkan untuk narasumber kedua yaitu Hairani Tarigan selaku Wakil Sekjen DPP Association of the Indonesia, Tour and Travels Agencies dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Bekasi.

Dalam penjelasannya, Hadi sebagai narasumber pertama mengatakan, selama masa pandemi, pariwisata menjadi salah satu sektor yang pertama kali terdampak.

“Namun di tahun ini, di masa akhir pandemi covid-19 ini sudah banyak yang ingin keluar rumah. Maka, pariwisata akan menjadi sektor yang pertama kali bangkit dan pariwisata akan jadi pionir kebangkitan bagi sektor-sektor lain,” ungkap Hadi, Rabu (27/7).

Ia juga memaparkan, meski tak akan langsung semuanya seperti semula, akan tetapi, harus tetap yakin, bahwa setiap manusia harus memiliki tujuan hidup hingga di masa depan.

“Kita harus punya road map untuk masa depan. Nanti di umur 20 tahun, mau menjadi apa? 25 tahun jadi apa? Karena sekarang ini, kompetisi bukan hanya antar kita namun juga antar negara juga,” ujarnya.

Lanjutnya, apalagi di wilayah Asia Tenggara (ASEAN), sudah ada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membebaskan para pekerja dari negara-negara ASEAN, bebas untuk bekerja di seluruh kawasan ASEAN. Jika tidak menyiapkan diri dari sekarang, maka 2045 Indonesia Emas akan gagal.

“Tahun 2045 nanti ada di tangan para generasi muda. Nah, sekarang kita harus bersama-sama mempunyai mimpi yang harus dikejar,” pungkasnya.

Sementara itu, Hairani sebagai pemateri kedua mengatakan, industri yang menghasilkan produk atau jasa, melibatkan berbagai bidang kegiatan ekonomi yang produktif untuk mendukung usaha di bidang pariwisata, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Perusahaan-perusahaan yang termasuk industri pariwisata antara lain travel agent, touris transportation, hotel, tourist object, souvenir shop, dan cathering/restaurant/bar dan lain-lain,” jelas Hairani.

Ia menambahkan, ada beberapa kompetensi yang harus dimiliki SDM bidang perhotelan diantaranya kompetensi profesi bidang kantor depan, tata graha, tata boga dan tata hidang.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas BSI, Dr Ani Wijayanti juga menjelaskan, seminar ini punya tujuan utama yakni untuk menambah wawasan secara umum di bidang pariwisata dan perhotelan.

Baca juga: Hindari 5 Pandangan Salah Pada Prodi Perhotelan Ini!

“Hadirnya seminar perhotelan ini, semoga bisa menambah wawasan secara bagi para peserta (siswa/i) di bidang pariwisata dan perhotelan. Sementara itu, sekaligus untuk mengenalkan Prodi Perhotelan di Universitas BSI,” kata Ani.

Ia berharap, semoga siswa/i yang hadir dalam seminar ini, bisa menyampaikan ke teman-temannya yang lain, bahwa Universitas BSI punya Prodi Perhotelan yang lulusannya, punya daya saing agar bisa sukses, saat memasuki dunia industri. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.