Wujudkan UMKM Go Digital, Dosen dan Mahasiswa Universitas BSI Beri Pelatihan Digitalisasi Pembukuan Usaha

0 113

Pontianak, BSINews–Wujudkan UMKM Go Digital, dosen dan mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melaksanaan tri dharma perguruan tinggi berupa pelatihan. Tri dharma ini tentunya tidak terlepas dari aspek Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Kegiatan terlaksana dengan sukses pada Sabtu, 30 September 2023, tim dosen Universitas BSI yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Nurfia Oktaviani Syamsiah selaku ketua pelaksana kegiatan, Windi Irmayani sebagai pemateri dan Nila Hardi sebagai tim tutor, serta enam mahasiswa yakni Eti Suriyati, Siti Nur Annisa, Angel, Aan Apriyanti, Surniya dan Aprilia Linda.

Baca juga: Pelatihan Manajemen Agribisnis untuk Kelompok Wanita Tani Sumur Mangga di Kota Tangerang

Wujudkan UMKM Go Digital

Untuk mewujudkan UMKM go digital maka kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembukuan Usaha bagi Pelaku UMKM Kota Pontianak dengan memanfaatkan Sistem berbasis cloud, perlu untuk dilaksanakan.

Menurut Nurfia Oktaviani Syamsiah selaku ketua pelaksana kegiatan, kegiatan yang dilaksanakan dengan kolaborasi beberapa program studi Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi dan Teknik Informatika ini bertujuan memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku UMKM di Kota Pontianak agar mampu mewujudkan UMKM go digital.

“Pelatihan ini perlu dilakukan untuk mewujudkan UMKM go digital sehingga dalam pengelolaan bisnisnya tidak lagi mengalami kesulitan dalam pembukuan maupun penyusunan laporan keuangan,” katanya dalam rilis yang diterima, Rabu (4/10).

Sebanyak 16 pelaku UMKM binaan mitra kegiatan PkM ini yaitu Yayasan Muhammad Yusuf Johar hadir di lokasi pelatihan yang telah disepakati bersama yakni di gedung xpro academy. 

Ia menyampaikan pelibatan dosen maupun mahasiswa dalam kegiatan PkM ini diharapkan dapat menumbuhkan dan mengembangkan kepekaan sosial kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan dan mengembangkan kepekaan soosial serta meningkatkan kerjasama antardisiplin ilmu, mendorong komunitas belajar dan meningkatkan daya saing lokal maupun nasional,” terangnya.

Pada kegiatan ini pelaku UMKM dengan dipandu tim PkM mencoba menggunakan salah satu aplikasi yang telah disiapkan oleh Bank Indonesia yakni Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK).

“Aplikasi ini memberikan kemudahan pada pelaku UMKM dalam mencatat transaksi keuangan usahanya tanpa perlu memahami kaidah akuntansi. Hal ini karena aplikasi ini memiliki fitur SMASH, yakni Standar Mudah Aman Mudah Sederhana dan Handal,” tegasnya.

Walaupun disiapkan dalam dua platform, namun pada pelatihan ini peserta PkM menggunakan SIAPIK versi cloud (browser) dikarenakan tidak perlu lagi melakukan instalasi aplikasi di gawai.

Baca juga: Pelatihan Komunikasi Organisasi Berbasis Teknologi Kepada Komunitas Mersi Fans Club

“Kegiatan pelatihan ini diawali dengan pengenalan fitur-fitur pada aplikasi, setup awal data usaha, menginput data transaksi perusahaan hingga menampilkan laporan keuangan dan analisa berdasarkan grafik yang disediakan SIAPIK,” paparnya.

Tahap demi tahap pada pelatihan ini dibimbing oleh tim dimana setiap satu dosen/mahasiswa setidaknya mendampingi dua peserta dalam penyelesaian latihan. Hingga pada akhir kegiatan peserta masih tampak sangat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan.

Sementara itu, salah satu peserta Arieju Khuluq menyebutkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat.

“Ikut pelatihan ini tentu sangat bermanfaat bagi saya, sehingga bisa membuat pembukuan usaha dengan mudah,” ujarnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.