Dosen Universitas BSI Sosialisasikan Penggunaan Google Form kepada Remaja Masjid Al Manar

0 28

Tangerang, BSINews – Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang tergabung dalam kelompok Pengabdian Masyarakat (PM) memberikan pelatihan pembuatan Google Form kepada remaja Masjid Al Manar di Kompleks Griya Suradita Indah, Kelurahan Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu, (22/10).

Kelompok PM Universitas BSI yang terlibat dalam kegiatan ini dipimpin oleh Bambang Wijornako dan beranggotakan tiga dosen dan dua mahasiswa. Anggota kelompok PM lainnya juga memberikan pelatihan dengan tema yang berbeda kepada remaja Masjid Al Manar.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Desain Grafis Dengan Aplikasi Canva pada Karang Taruna Kelurahan Tegal Parang Jakarta Selatan

Bambang mengatakan, Pengabdian Masyarakat ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang melibatkan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat.

“Tujuan pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan penggunaan Google Form kepada remaja masjid agar mereka dapat mendukung aktivitas komunikasi dalam menjalankan roda organisasi mereka. Selain itu, penggunaan Google Form juga diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan kertas dan berkontribusi pada konsep paperless,” ujarnya.

Ia mengatakan, penggunaan kertas dalam jumlah besar dapat berdampak negatif pada lingkungan, seperti deforestasi, penumpukan sampah, dan perubahan iklim. Oleh karena itu, kami sangat merekomendasikan penggunaan Google Form karena lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Dukung Literasi Digital Melalui Pengabdian Masyarakat

Asep, salah satu mentor PM Universitas BSI, menekankan bahwa Google Form adalah alat yang multifungsi. Remaja masjid dapat menggunakannya untuk keperluan seperti membuat surat undangan online, pengambilan absensi, pengumpulan data, atau bahkan kuis online. Melalui pelatihan ini, diharapkan para remaja masjid dapat mengaplikasikan Google Form dalam setiap aspek aktivitas organisasi mereka.

“Para remaja ini cenderung terampil dalam hal teknologi, sehingga diharapkan mereka dapat dengan mudah memanfaatkan Google Form dalam aktivitas organisasi mereka,” tuturnya.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.