Universitas BSI dan SMK Muhammadiyah 5 Jakarta Laksanakan Job Macthing and Education Expo

0 83

Jakarta, BSINews — Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) bersama SMK Muhammadiyah 5 Jakarta sukses mengadakan Job Matching and Education Expo. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari program SMK Pusat Keunggulan(SMK -PK), dilaksanakan pada Senin, 2 November 2023 di SMK Muhammadiyah 5 Jakarta.

Baca juga : Universitas BSI Hadir Sebagai Pendamping di Sosialisasi SMK PK untuk Guru dan Tendik SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi Pati Jawa Tengah

Acara ini menghadirkan Diding Wahyudi selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Siti Fathonah Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat Raasmadi, Mugiyani selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Eddy Kusnadi dan Jusuf Fadilah selaku Pendamping SMK PK dan PCI SMK PK dari Universitas BSI.

Dalam sambutannya, Siti Fathonah mengatakan acara ini sebagai upaya SMK Muhammadiyah 5 dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Job Matching and Education Expo ini adalah upaya SMK Muhammadiyah 5 untuk membantu siswa memahami persyaratan industri dan mendapatkan wawasan langsung tentang peluang karir di berbagai sektor.

Job Macthing and Education Expo Universitas BSI dan SMK Muhammadiyah 5 Jakarta

“Selama acara, para siswa akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan perusahaan-perusahaan terkemuka dan institusi pendidikan tinggi yang berpartisipasi. Siswa/i juga bisa mengetahui peluang kerja dan persiapan dalam menghadapi dunia kerja,” ungkap Siti dalam keterangan rilis, Senin (6/11/2023).

Sementara itu, Eddy Kusnadi selaku pendamping menuturkan bahwa kolaborasi ini akan menciptakan pemahaman yang baik bagi siswa/i SMK Muhammadiyah 5 Jakarta tentang dunia kerja.

Baca juga : Kunjungan Kordinasi Universitas BSI Dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Dalam Program Pendampingan SMK PK 2023

“Diharapkan bahwa acara ini akan membantu menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang persyaratan industri, memungkinkan para siswa untuk memilih jalur pendidikan yang sesuai, dan memperkuat hubungan antara sekolah, industri, dan perguruan tinggi,” tandasnya. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.