Tasikmalaya, BSINews — Seiring dengan akan diterapkannya ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan peluang dan tantangan bagi tenaga kerja di Indonesia untuk dapat bersaing dengan tenaga kerja asing. Kondisi ini menuntut tersedianya tenaga kerja professional dalam mengembangkan perangkat lunak handal yang memenuhi kebutuhan pengguna.
Oleh karena itu, tenaga kerja pemrogram (programmer) harus memiliki sertifikasi profesi sebagai bentuk pengakuan terhadap kualifikasi dan kompetensi. Hal ini yang membuat Program studi (prodi) Sistem Informasi Universitas BSI kampus Tasikmalaya mengadakan Pembekalan Sertifikasi Kompetensi, pada Kamis (8/12/2023).
Dipandu oleh Ir Tuti Alawiyah, kegiatan ini menghadirkan narasumber Miftah Adiwisastra. Deddy selaku Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Tasikmalaya mengatakan bahwa Sertifikasi kompetensi dirancang untuk mengukur sejauh mana seseorang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam suatu bidang tertentu. Ini dapat mencakup aspek praktis, teoritis, atau keduanya.
Universitas BSI Mendukung Profesionalisme Programmer
“Pembekalan ini dirancang untuk memberikan wawasan tentang proses sertifikasi, manfaatnya dalam pengembangan karir, dan persiapan yang dibutuhkan untuk mengikuti ujian sertifikasi. Narasumber yang ahli di bidang sertifikasi kompetensi pemrograman memberikan pemahaman yang mendalam tentang standar industri dan kebutuhan praktis dalam menghadapi ujian sertifikasi,” ujar Deddy.
Menurutnya, salah satu poin penting yang dibahas adalah bagaimana sertifikasi kompetensi dapat meningkatkan daya saing dan peluang pekerjaan bagi para lulusan Program Studi Sistem Informasi. Dengan memiliki sertifikasi, para pemrogram dapat menunjukkan kepada calon pengusaha bahwa mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diakui secara industri.
“Acara ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber, sehingga mereka dapat memahami lebih lanjut mengenai manfaat dan tantangan dalam mendapatkan sertifikasi kompetensi pemrograman,” imbuhnya.
Baca juga : 38 Dosen Universitas BSI Mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi
Diharapkan bahwa kegiatan Pembekalan Sertifikasi Kompetensi ini dapat memberikan dorongan tambahan kepada mahasiswa Program Studi Sistem Informasi untuk mengejar sertifikasi dan menjadi pemrogram yang siap bersaing di pasar kerja yang sangat dinamis. Universitas BSI terus berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal dalam mempersiapkan mahasiswanya untuk memasuki dunia kerja dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang unggul. (LAG)