Jakarta, BSINews — Era digital yang terus berkembang membuat cloud computing menjadi pendorong utama transformasi bisnis dan teknologi di Indonesia. Sebagai upaya menyiapkan mahasiswa yang mampu menjawab tantangan dan peluang di era transformasi digital terkait kebutuhan Cloud Computing Specialist, program studi (prodi) Ilmu Komputer dan Teknologi Komputer Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengadakan seminar dengan tema How to be a Cloud Computing.
Baca juga : Universitas BSI Ajak Mahasiswa Jadi Profesional Programmer Golang
Kegiatan ini sukses terselenggara secara daring dan luring, di Aula Gedung Rektorat Universitas BSI kampus Kramat, pada Rabu (6/12/2023) dengan menghadirkan spesial pakar Rendy Fransiskus Cundawan yang merupakan Solution Architect di PT Metrodata Electronics Tbk.
Kaprodi Ilmu Komputer dan Teknologi Komputer Universitas BSI Rachmat Adi Purnama dalam sambutannya mengatakan bahwa kemunculan teknologi Cloud Computing menimbulkan tantangan baru.
“Namun, seiring dengan adopsi yang pesat, muncul pula serangkaian tantangan yang tidak dapat diabaikan. Keamanan data tetap menjadi kekhawatiran utama, dengan persentase tinggi responden yang menyoroti pentingnya perlindungan data kritis mereka dari ancaman keamanan yang semakin canggih,” jelasnya.
“Selain itu, isu privasi dan kekhawatiran terkait penyimpanan data sensitif menjadi hambatan dalam keputusan perusahaan untuk bermigrasi ke cloud, terutama ketika menggunakan model public cloud yang menempatkan data di server bersama,” tambahnya.
Mahasiswa Jadi Cloud Computing Specialist
Menurutnya, seminar ini juga merupakan strategi yang dilakukan oleh prodi untuk menunjang salah satu profile lulusan program studi Ilmu Komputer Universitas BSI, yakni Software Developer.
Sementara itu, dalam pemaparan materinya Rendy menjelaskan materi mulai dari sejarah Cloud Computing, cara menjadi seorang Cloud Computing Specialist, sampai dengan memberikan Demo penerapan Cloud Computing.
“Cloud computing tidak hanya bicara soal penyimpanan di awan, tapi lebih dari itu. Cloud computing adalah teknologi komputasi berbasis internet yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan, mengakses, dan mengolah data melalui jaringan,” papar Rendy.
Lanjutnya, dalam model ini, perangkat komputasi berada di server yang dapat diakses dari mana saja selama terhubung ke internet. Layanan cloud computing mencakup penyimpanan data, pengolahan aplikasi, dan pengelolaan infrastruktur.
Baca juga : Prodi Ilmu Komputer Universitas BSI Sukses Gelar It Bootcamp 2023
“Keuntungan yang didapatkan ketika perusaah dapat menerapkan teknologi Cloud Computing meliputi fleksibilitas, hemat biaya, dan akses ke teknologi terbaru. Namun, ada juga tantangan seperti keamanan dan ketergantungan pada koneksi internet,” tandasnya. (LAG)