Kolaborasi Kampus Digital Kreatif Universitas BSI Dengan UNTAR Gelar PEKERTI

0 194

JAKARTA, BSINews–Kolaborasi Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kembali dengan Universitas Tarumanagara (UNTAR) gelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI). Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin – Kamis 21– 24  Agustus 2023 & Senin, 28 Agustus 2023 secara daring. Selain itu, PEKERTI juga digelar secara offline pada Selasa, 29 Agustus 2023 di Auditorium M8 Universitas Tarumanagara.

Peserta pada kegiatan ini merupakan dosen-dosen Universitas BSI. Kegiatan pekerti ini dilaksanakan secara online untuk pembelajaran, yakni pada pertemuan pertama hingga pertemuan kelima dan dilaksanakan secara luring dalam bentuk seminar pada pertemuan terakhir di kampus Universitas Tarumanagara.

Baca juga: Universitas BSI Berkolaborasi dengan Universitas Tarumanagara Gelar PEKERTI

Kolaborasi Kampus Digital Kreatif  Gelar PEKERTI

Kegiatan PEKERTI ini dibuka pada Senin 21 Agustus 2023 secara online. Dalam pembukaan kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas BSI, Dr Ani Wijayanti yang mewakili Rektor Unieversitas BSI, Humas Universitas BSI Mentari Ghaisani Putri dan Elah Nurlelah.

Sementara dari UNTAR dihadiri oleh Rektor Universitas Tarumanagara yakni Prof Dr Ir Agustinus Purna Irawan dan Kepala Kantor Humas Dra Paula Tjatoerwidya Anggarina. Dalam kegiatan ini hadir pula Kepala LLDIKTI Wilayah III yakni Prof Dr Toni Toharudin.

Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas BSI, Dr Ani Wijayanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan pekerti ini sangat penting untuk mengembangkan kualitas diri.

“Terimakasih sekali pada kesempatan kali ini, berkat kolaborasi kampus digital kreatif dan UNTAR maka para dosen Universitas BSI bisa melaksanakan pekerti,” katanya.

Bahwasanya, memang pelatihan PEKERTI ini sangat penting sekali dimana sekarang ini pembelajaran sangat dinamis perkembangannya sehingga tenaga pendidik dan juga pengajar, dosen-dosen terutama jika tidak update bagaimana proses pembelajaran yang dinamis tentunya di kelas akan banyak kendala.

“Harapannya pelatihan PEKERTI ini tidak hanya menggunakan momen ini untuk memenuhi persyaratan sertifikasi dosen tetapi lebih kepada peningkatan kualitas diri, pengembangan dari bapak/ibu dosen yang tentunya keterampilan mengajar sangat penting,” paparnya.

Keterampilan mengajar ini, terangnya merupakan seni yang memang harus terus dipelajari seperti kita ketahui bahwa perkembangan mahasiswa saat ini luar biasa, generasi-genarasi yang terus berkembang, mereka sangat cepat proses belajarnya, cara belajar mereka juga berubah.

“Jika tidak mengikuti perkembangan anak didik, di dalam kelas akan mengalami kendala dan tidak bisa mentransfer pengetahuan kita dengan baik dan tepat. Harapannya setelah mengikuti pekerti ini dapat apply approve atau ke pengembangan diri yang lain. Karena pelatihan seperti ini sangat penting untuk mengasah kita untuk meningkatkan skill mengajar,” ungkap Ani.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada UNTAR yang telah jalin kolaborasi kampus digital kreatif dengan UNTAR serta menjadi host pada kegiatan ini karena dosen-dosen Universitas BSI sangat membutuhkan pelatihan pekerti ini salah satunya yaitu untuk kebutuhan sertifikasi dosen.

Sementara itu, Rektor Untar Prof Dr Ir Agustinus Purna Irawan mengungkapkan bahwa PEKERTI merupakan salah satu upaya untuk merefresh kembali yang sudah terbiasa menjalankan tugas-tugas sebagai dosen tetapi juga PEKERTI menjadi suatu bagian penting bagi dosen yang baru memulai karier dosennya.

“PEKERTI hasil kolaborasi kampus Universitas BSI dan UNTAR merupakan salah suatu upaya untuk merefresh kembali bagi bapak/ibu yang sudah terbiasa menjalankan tugas-tugasnya sebagai dosen tetapi juga menjadi suatu bagian penting bagi dosen yang baru memulai karier dosennya. Ada banyak perubahan didalam proses pembelajaran yang dilakukan baik mengacu Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi juga Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tetapi pada prinsipnya adalah bagaimana kita bisa menyajikan satu proses pembelajaran yang berkualitas dimana ada interaksi yang baik antara dosen dan mahasiswa kemudian menghasilkan kompetensi yang tinggi bagi para peserta didik,” papar Agustinus.

Agustinus juga menjelaskan bahwa pada pekerti kali ini peserta dibatasi agar peserta dapat fokus dan iaberharap peserta dapat mengikuti semua rangkaian pelatihan ini dengan baik sehingga dapat dinyatakan lulus.

Baca juga: Pembekalan PEKERTI Bagi Dosen Universitas BSI

“Untuk kali ini memang peserta dibatasi karena kita sudah masuk ke perkuliahan sehingga kelas kita batasi untuk satu kelas besar sehingga nanti bisa fokus untuk bisa mengikuti semua aktifitas pekerti ini dengan baik,” harapnya.

Kami sangat berharap semua peserta dalam kegiatan PEKERTI hasil kolaborasi kampus digital kreatif Universitas BSI dan UNTAR, dapat mengikuti semua rangkaian pelatihan ini sehingga nanti dapat dinyatakan lulus didalam pelatihan ini dan betul-betul dapat mematuhi aturan yang ditetapkan oleh panitia sehingga kita dapat betul-betul memetik manfaat yang besar dari proses pelatihan pekerti ini.

Agustinus juga tak lupa mengucapkan terimakasih atas kolaborasi kampus digital kreatif Universitas BSI dan UNTAR, telah memberi kepercayaannya dalam menyelenggarakan kegiatan PEKERTI.

“Terimakasih atas kepercayaan kepada UNTAR untuk kesekian kalinya menyelenggarakan PEKERTI, ini semua berkat kolaborasi kampus digital kreatif Universitas BSI dengan UNTAR, dan semoga apa yang sudah kita lakukan selama ini dan kedepan dapat betul-betul meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan kualitas dosen kita dalam melaksanakan pembelajaran di Pendidikan Tinggi,” tutupnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.