BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kramat 98 yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui kegiatan Workshop IT Bootcamp: Software Development for Industry yang diselenggarakan pada Kamis (12/6). Acara ini berlangsung dengan meriah dan interaktif, dihadiri oleh dosen serta mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi dan Rekayasa Perangkat Lunak.
Kolaborasi Akademik untuk Mendorong Inovasi Digital
Acara dipandu oleh Nining Suryani yang memeriahkan jalannya kegiatan dengan semangat. Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, Dr. Taufiq Baidawi, yang menekankan pentingnya penguasaan teknologi terkini, khususnya kecerdasan buatan (AI), dalam mendukung pengembangan perangkat lunak modern yang efisien dan kompetitif.
Inovasi Aplikasi Industri di Era Digital Kreatif
Workshop ini mengusung tema “Innovative Application for Industrial Transformation in the Creative Digital Era”. Dalam pemaparannya, narasumber utama Raffi Verrel Alessandro, CEO PT Systeric Teknologi Indonesia, menjelaskan pentingnya inovasi dalam transformasi digital industri. Ia memperkenalkan Cursor AI, sebuah software berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mendukung proses pengembangan aplikasi berbasis web secara lebih efisien dan praktis.
Raffi memaparkan bagaimana Cursor AI mempermudah pengembangan perangkat lunak dengan fitur-fitur pintar seperti auto-code, auto-correction, dan strukturisasi otomatis file serta folder. Setelah sesi materi, peserta diajak mengikuti praktik langsung membuat proyek web sederhana menggunakan Cursor, sehingga mereka dapat memahami langsung penerapan teknologi AI dalam pemrograman.
Sesi Diskusi Interaktif dan Antusiasme Mahasiswa
Sesi tanya jawab berlangsung aktif, dengan mahasiswa dari berbagai kampus UBSI mengajukan pertanyaan kritis. seperti mahasiswa UBSI Kramat 98 yaitu Muhammad Fackhri Mahesa Putra, menanyakan penggunaan plugin emulator untuk mobile programming, sementara Raffi Adam Purnomo mahasiswa UBSI Pemuda membahas cara memberi prompt agar Cursor AI bisa memahami dan menuliskan program sesuai keinginan pengguna serta, Muhammad Febriansyah mahasiswa UBSI Ciledug pun turut bertanya terkait kemampuan Cursor dalam menghasilkan struktur file dan folder secara otomatis.
Beberapa peserta membagikan pengalaman mereka dalam menggunakan Cursor AI selama workshop. Mereka menyatakan software ini mudah digunakan, efisien, ringan, dan cocok untuk pemula maupun profesional. Rizki Erlangga mahasiswa UBSI Slipi, Khalid Muhammad Dzakki mahasiswa UBSI Kramat 98, dan Haikal Siregar mahasiswa UBSI Pemuda menyampaikan bahwa Cursor membantu mempercepat pekerjaan pemrograman tanpa harus menginstal ekstensi tambahan.
Baca Juga : Tingkatkan Keterampilan Digital, UBSI Siap Selenggarakan IT Bootcamp Software Development
Workshop ini bukan hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga wadah eksplorasi teknologi AI dalam konteks industri kreatif digital. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif berharap kegiatan ini mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan industri berbasis teknologi masa depan.(Eka)