UBSI Gelar Webinar Teknik Riset Komunikasi, Tekankan Peran Data dalam Praktik Public Relations
BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Unit Pengembangan Akademik (UPA) Program Studi Kehumasan D3 sukses menyelenggarakan Webinar Teknik Riset Komunikasi pada Rabu, 11 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting Conference dan diikuti oleh 21 peserta, berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya riset komunikasi, baik dalam konteks akademik maupun profesional, khususnya dalam merancang strategi komunikasi yang efektif dan tepat sasaran.
Hadir sebagai narasumber utama, Akhmad Zulfikri selaku Communication Head dari Patra Drilling Contractor memaparkan berbagai metode riset komunikasi yang dapat diterapkan di dunia kerja. Dalam paparannya, Zulfikri menegaskan bahwa komunikasi strategis tidak dapat dipisahkan dari basis data dan pemahaman mendalam terhadap audiens. “Komunikasi yang strategis harus berbasis pada data dan pemahaman terhadap audiens,” ungkapnya.
Diskusi yang berlangsung dipandu oleh Christhoper Yudha Erlangga dari tim UPA Program Studi Kehumasan. Webinar berjalan dengan dinamis dan interaktif, para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan narasumber. Salah satu peserta, Vito, mengangkat pertanyaan mengenai pentingnya informasi eksternal dalam proses riset komunikasi. Menanggapi hal tersebut, Zulfikri menjelaskan bahwa faktor eksternal seperti tren industri, perilaku audiens, dan dinamika media sosial menjadi elemen penting yang dapat memperkaya hasil riset serta menjadikan strategi komunikasi lebih relevan dan responsif terhadap perubahan.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap mahasiswa Program Studi Kehumasan D3 mampu meningkatkan kompetensi dalam bidang riset komunikasi. Selain membuka wawasan terkait penerapan riset dalam dunia kerja, webinar ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendekatan berbasis data dalam praktik kehumasan dan komunikasi strategis, serta mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh secara profesional di dunia industri komunikasi. (Rezqiana)