Webinar Sertifikasi Mikrotik MTCNA: Mahasiswa UBSI Didorong Kuasai Kompetensi Jaringan Bertaraf Global
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi teknis mahasiswa di bidang teknologi informasi. Program Studi Teknologi Komputer (D3) Fakultas Teknik dan Informatika sukses menyelenggarakan Webinar Pembekalan Sertifikasi Mikrotik MTCNA pada Kamis (9/1), yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh mahasiswa dari Kampus Utama, PSDKU Tegal, serta PSDKU Purwokerto.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pembekalan bagi mahasiswa terkait sertifikasi Mikrotik MTCNA, sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung penguasaan keahlian di bidang jaringan komputer. Sertifikasi ini merupakan bagian dari program Mikrotik Academy yang telah terintegrasi dalam kurikulum pembelajaran Program Studi Teknologi Komputer. Dalam pembukaannya, moderator acara, Ade Setiawan, memandu kegiatan yang diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan semangat nasionalisme sebelum masuk ke sesi utama.
Baca juga: Tak Sekadar Lulus! UBSI Wajibkan Mahasiswa Bersertifikat Lewat Uji Kompetensi
Sambutan resmi disampaikan oleh Nuzul Imam Fadlilah selaku Ketua Program Studi Teknologi Komputer PSDKU Purwokerto. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa sertifikasi MTCNA adalah peluang penting yang harus dimanfaatkan mahasiswa untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan menghadapi tantangan di dunia kerja. “Kami berharap mahasiswa dapat menjadikan kegiatan ini sebagai bekal tambahan dalam meniti karier profesional, terutama di bidang jaringan komputer yang terus berkembang secara dinamis,” ujarnya dalam sambutan.
Webinar ini menghadirkan narasumber utama Mugi Raharjo, instruktur resmi Mikrotik dari Mikrotik Academy UBSI. Dalam sesi materinya, ia memaparkan berbagai hal mendasar hingga lanjutan terkait Mikrotik, meliputi pengenalan dasar jaringan komputer, teknik konfigurasi perangkat, hingga troubleshooting. Materi disampaikan secara mendalam dan sistematis, disertai dengan contoh nyata penggunaan Mikrotik dalam implementasi jaringan modern.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, khususnya saat sesi tanya jawab berlangsung. Mahasiswa aktif berdiskusi langsung dengan narasumber, membahas berbagai tantangan teknis dan peluang karier di bidang jaringan komputer. Interaksi tersebut menunjukkan bahwa pembekalan ini tidak hanya memperkuat pengetahuan teoritis, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam konteks dunia kerja yang sesungguhnya.
Dengan terlaksananya webinar ini, UBSI kembali membuktikan perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Melalui program sertifikasi internasional seperti MTCNA, mahasiswa tidak hanya memperoleh bekal akademik, tetapi juga kredensial profesional yang relevan dan diakui secara global. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa UBSI, khususnya dari Program Studi Teknologi Komputer, untuk lebih percaya diri, kompeten, dan siap bersaing dalam dunia industri digital yang terus berkembang.(Niken)