UBSI Kampus Sukabumi Gelar Workshop Sertifikasi Kompetensi Analis Program, Siapkan Peserta Hadapi Uji Sertifikasi
BSINews, Sukabumi – Dalam upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi menggelar Workshop Sertifikasi Kompetensi Analis Program, Rabu (23/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal pembekalan peserta sebelum menghadapi uji sertifikasi resmi di bidang teknologi informasi.
Kupas Tuntas Skema Sertifikasi Kompetensi Analis Program
Workshop menghadirkan Taufik Hidayatulloh, asesor berpengalaman di bidang sertifikasi kompetensi, sebagai narasumber. Ia memaparkan secara rinci tentang skema sertifikasi analis program, mulai dari syarat administratif, dokumen pendukung, hingga simulasi soal yang kerap diujikan. Peserta juga mendapatkan tips teknis menghadapi asesmen berbasis portofolio dan wawancara.
“Kami ingin memastikan setiap peserta memahami dengan jelas standar kompetensi yang akan diujikan. Workshop ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga pembekalan teknis agar mereka lebih percaya diri saat uji sertifikasi,” ujar Taufik dalam keterangan rilis, Rabu (24/7).
Peserta yang hadir mayoritas mahasiswa tingkat akhir UBSI kampus Sukabumi serta praktisi IT lokal terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi mengenai kriteria kompetensi yang meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan program, hingga pengujian perangkat lunak.
Baca juga: Kuliah Gratis Bukan Mimpi! Daftar KIP Kuliah 2025 di UBSI Kampus Sukabumi Sekarang Juga!
Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI kampus Sukabumi, Agung Wibowo, menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi dalam menghadapi persaingan di era industri 4.0.
“Sertifikasi ini menjadi pengakuan resmi atas kemampuan lulusan kami di bidang analis program. Dengan bekal tersebut, mereka akan lebih siap bersaing di dunia kerja,” tuturnya.
Kegiatan ini juga membuka ruang diskusi interaktif mengenai tantangan profesi analis program dan urgensi standarisasi kompetensi di sektor IT. Menurut Taufik, sertifikat bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi alat ukur profesionalitas individu di era digital.
“Ini bukan hanya tentang lulus uji, tetapi juga membangun mindset sebagai analis program yang andal,” tambahnya.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Sukabumi terus berkomitmen memperkuat sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Workshop ini menjadi wujud nyata dalam mendorong lulusan yang siap kerja dan bersertifikasi nasional.(Siti Hafizah)