Judi Online Bukan Jalan Pintas! UBSI Kampus Jatiwaringin Bangkitkan Kesadaran Generasi Muda
BSINews, Jakarta-Menyadari meningkatnya ancaman judi online di kalangan remaja, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan kepedulian sosialnya lewat aksi nyata. UBSI kampus Jatiwaringin menggelar seminar bertajuk “Bahaya Judi Online: Jangan Sampai Terjebak Ilusi Digital” di SMAN 62 Jakarta pada Selasa (15/7).
Baca Juga: Bukan Sekadar Game: Siswa SMAN 62 Jakarta Melek Risiko Judi Online Berkat Workshop UBSI
Kegiatan ini merupakan bagian dari program UBSI for School, sebuah inisiatif pengabdian masyarakat yang rutin dilakukan UBSI untuk membekali siswa-siswi SMA/SMK dengan literasi digital yang bertanggung jawab.
Rian Septian Anwar, dosen UBSI sekaligus narasumber utama menjelaskan seminar ini diikuti oleh lebih dari 200 siswa kelas XI dan XII. Mereka tampak antusias menyimak paparan dari yang dengan gamblang membedah seluk-beluk praktik judi online dari modus terselubung hingga dampak destruktifnya terhadap keuangan, kesehatan mental, bahkan masa depan akademik.
“Judi online bukan cuma soal kalah atau menang, tapi tentang bagaimana teknologi dipakai untuk memanipulasi psikologis penggunanya. Ini industri yang menyasar celah emosional remaja dan membuat mereka kecanduan,” tegas Rian dalam keterangan tertulis, pada Senin (16/7).
Sementara itu, Kepala SMAN 62 Jakarta turut memberikan pandangannya terkait kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh UBSI. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan apresiasi mendalam atas inisiatif ini yang dinilainya sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini.
Baca Juga: UBSI Kampus Jatiwaringin Hadirkan Literasi Digital: Tangkal Bahaya Judi Online di Kalangan Pelajar
“Kami merasa terbantu dengan adanya seminar ini. Anak-anak kami tidak hanya belajar tentang bahayanya judi online, tetapi juga diajak berpikir kritis agar tidak mudah tergelincir ke hal-hal negatif di dunia digital,” ujarnya. (RDX)