Pelukan Terhangat di Ujung Ramadhan: Mahasiswa UBSI Kampus  Kalimalang Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu

0 24

BSINews, Bekasi – Ramadhan selalu menjadi momen penuh makna, terutama bagi mereka yang memahami arti berbagi dan kepedulian. Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatif menunjukkan bahwa kasih sayang tidak selalu lahir dari hubungan darah, melainkan juga dari ketulusan hati. Menjelang Idulfitri, mereka menggelar kegiatan sosial untuk memberikan kebahagiaan bagi anak yatim piatu pada Sabtu, (29/3) di Bekasi, salah satunya Zahra, seorang anak berusia 10 tahun.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa UBSI kampus Kalimalang yang mengusung semangat “Membawa Seuntai Cahaya Ramadhan Penuh Keberkahan.” Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak hanya membagikan bingkisan Lebaran, tetapi juga mengajak anak-anak bermain, mendengarkan cerita mereka, hingga berbuka puasa bersama.

Pelukan Terhangat di Ujung Ramadhan

Salah satu momen paling berkesan hadir ketika Zahra, yang awalnya pemalu, mulai tertawa lepas bersama para mahasiswa.
“Senyum Zahra adalah hadiah terbaik bagi kami. Saat pertama kali bertemu, ia terlihat pemalu, tapi setelah kami ajak bermain dan berbagi cerita, ia mulai tertawa lepas. Itu momen yang sangat berharga,” ujar Aisyah, salah satu mahasiswa UBSI yang terlibat dalam kegiatan ini.

Selain membawa kebahagiaan, kegiatan ini juga mengajarkan nilai kepedulian sosial bagi para mahasiswa.
“Anak-anak seperti Zahra butuh lebih dari sekadar materi. Mereka butuh kehadiran, kasih sayang, dan kepedulian. Kami ingin mereka tahu bahwa masih banyak orang yang peduli dan ingin melihat mereka bahagia,” tambah Aisyah.

Baca Juga : Kegiatan Ramadhan Himpunan Mahasiswa Manajemen UBSI: Satu Waktu, Seribu Berkah 

Senyum tulus Zahra menjadi penutup manis kegiatan sosial ini.
“Terima kasih sudah hadir, aku senang sekali. Rasanya seperti punya kakak-kakak yang sayang sama aku,” ucap Zahra dengan mata berbinar.

UBSI kampus Kalimalang berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain maupun masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan kasih sayang. Momentum sederhana ini membuktikan bahwa kebahagiaan tak selalu hadir dari sesuatu yang besar, tetapi bisa lahir dari pelukan hangat, kebersamaan, dan keikhlasan berbagi. (Safika Rahman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.