LPPM UBSI Kampus Purwokerto Hadiri Peluncuran Komite Etik Penelitian dan Rumah Jurnal Unsoed
BSINews, Purwokerto – Dalam langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan integritas penelitian di lingkungan akademis, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) secara resmi meluncurkan Komite Etik Penelitian dan Rumah Jurnal. Acara yang berlangsung pada Kamis (14/11), mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini dihadiri oleh Ketua LPPM dari berbagai Universitas di Purwokerto, termasuk LPPM Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif.
Kegiatan yang digelar di kampus Unsoed ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola etika penelitian serta memfasilitasi publikasi ilmiah berkualitas bagi para akademisi. Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, hadir memberikan sambutan sekaligus meresmikan peluncuran Komite Etik Penelitian dan Rumah Jurnal. Dalam pidatonya, Prof. Sodiq menegaskan pentingnya memiliki lembaga etik dan platform publikasi untuk mendorong penelitian yang berkualitas dan bertanggung jawab.
Peluncuran Komite Etik Penelitian dan Rumah Jurnal
“Kami di Universitas Jenderal Soedirman terus berupaya memberikan kontribusi positif dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah. Komite Etik Penelitian ini akan menjadi pilar utama dalam menjaga integritas akademik di setiap penelitian, sementara Rumah Jurnal akan menjadi pusat bagi para akademisi untuk mempublikasikan karya mereka dengan kualitas yang terjamin,” ujarnya, dalam keterangan rilis, Jumat (15/11).
Peluncuran Komite Etik Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap penelitian yang dilakukan di lingkungan Unsoed memenuhi standar etika akademik yang tinggi. Komite ini akan melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap proposal penelitian yang melibatkan subjek manusia maupun hewan, dengan tujuan melindungi hak dan kesejahteraan partisipan serta mencegah adanya pelanggaran etis.
Ketua LPPM Unsoed menjelaskan bahwa komite ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas penelitian dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil penelitian yang dilakukan di kampus.
“Komite ini bukan sekadar struktur organisasi, melainkan komitmen kami untuk mempertahankan integritas dan standar akademik dalam setiap tahap penelitian,” jelasnya.
Selain Komite Etik Penelitian, Unsoed juga memperkenalkan Rumah Jurnal, sebuah platform yang dirancang untuk mendukung publikasi karya ilmiah yang berkualitas dan terstruktur. Rumah Jurnal ini akan menjadi wadah bagi para peneliti, baik dosen maupun mahasiswa, untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka dengan lebih mudah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi dari lingkungan akademis Unsoed.
Menurut Ketua LPPM Unsoed, Rumah Jurnal juga akan menjadi ruang kolaborasi akademik antara peneliti Unsoed dengan universitas lain, termasuk UBSI kampus Purwokerto dan Perguruan Tinggi lain di Purwokerto. Rumah Jurnal ini diharapkan dapat membantu hasil penelitian Unsoed dan kampus lain di Banyumas untuk dapat dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi tinggi.
LPPM UBSI kampus Purwokerto hadir sebagai salah satu undangan dalam acara peluncuran ini, menunjukkan komitmen mereka untuk berkolaborasi dalam meningkatkan standar penelitian di Purwokerto. Aprih Widayanto selaku Ketua LPPM UBSI kampus Purwokerto, menyampaikan apresiasinya atas langkah Unsoed yang telah menghadirkan Komite Etik Penelitian dan Rumah Jurnal sebagai bentuk tanggung jawab akademis dan profesional dalam riset.
“Kami di LPPM UBSI kampus Purwokerto sangat mengapresiasi inisiatif Unsoed ini. Kolaborasi lintas universitas dalam bidang penelitian seperti ini sangat penting untuk memajukan kualitas akademik di Purwokerto. Kami berharap dapat bekerja sama lebih erat dengan Unsoed dalam mewujudkan penelitian yang bermutu dan sesuai standar etika,” tutup Aprih.