UBSI Kampus Cengkareng Hadirkan Wawasan Baru, AI Siap Ubah Wajah Pendidikan dan Bisnis Indonesia
BSINews, Jakarta-Suasana penuh antusias terasa di Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Cengkareng ketika ratusan peserta dari kalangan siswa SMA/SMK, guru, mahasiswa, hingga pelaku UMKM berkumpul dalam Seminar Kemerdekaan Digital bertema “Artificial Intelligence (AI) untuk Pendidikan dan Bisnis” pada Rabu, (27/8). Acara ini menjadi bukti komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menghadirkan edukasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pendidikan dan bisnis dipilih sebagai fokus utama karena keduanya merupakan sektor vital dalam pembangunan bangsa. AI diyakini mampu mempercepat transformasi menuju ekosistem yang lebih modern, adaptif, dan kompetitif.
Dalam paparannya, Andriansah menguraikan bagaimana pembelajaran berbasis data dan adaptive learning dapat membantu guru serta siswa mencapai pengalaman belajar yang lebih personal. Jordy menekankan peran AI dalam pengembangan bisnis startup, sementara Irfan memberikan studi kasus nyata penerapan AI dalam strategi pemasaran digital. Para narasumber berhasil menghadirkan gambaran lengkap, mulai dari teori dasar hingga praktik lapangan, sehingga seminar ini menjadi jembatan nyata antara dunia akademik dan industri.
Kepala Kampus UBSI Cengkareng, Hardiyan, menegaskan bahwa tujuan seminar ini adalah memperlihatkan luasnya manfaat AI bagi masyarakat.
“Dengan seminar ini, kami ingin menunjukkan bahwa AI bisa diterapkan di berbagai bidang. Pendidikan yang lebih inklusif dan bisnis yang lebih inovatif adalah hasil nyata dari pemanfaatan AI,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Rabu, (27/8).
Diskusi semakin menarik ketika peserta dari kalangan UMKM menanyakan bagaimana AI dapat diterapkan pada bisnis kecil. Narasumber memberikan contoh konkret, mulai dari penggunaan AI untuk menganalisis tren pasar, mengatur stok barang, hingga membuat iklan digital yang lebih efektif. Pesan penting yang muncul AI bukan hanya milik perusahaan besar, tetapi juga bisa menjadi solusi praktis untuk bisnis skala kecil.
Hardiyan juga menuturkan dari sisi pendidikan, para guru yang hadir mengaku mendapat inspirasi baru. Mereka menyadari bahwa AI dapat menjadi mitra yang meringankan tugas administratif dan analisis data, sehingga guru bisa lebih fokus mengembangkan kreativitas dan karakter siswa.
Baca juga: Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Kampus Fatmawati Tingkatkan Literasi AI Generasi Muda
“UBSI Kampus Cengkareng sukses menghadirkan seminar yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberi motivasi nyata. AI kini bukan lagi sekadar tren, melainkan alat strategis yang siap mengubah wajah pendidikan dan bisnis Indonesia,” tegasnya.