UBSI Berikan Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Guru dan Staf RA Aisyiyah Jakarta

0 51

BSINews, Jakarta — Untuk mendukung kemajuan pendidikan di era digital, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) digelar oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, dengan tujuan memberikan pemahaman serta keterampilan praktis kepada tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Pelatihan ini dirancang agar guru dan staf RA Aisyiyah mampu menciptakan proses belajar-mengajar yang lebih menarik, kreatif, dan sesuai perkembangan zaman. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (13/9) bertempat di Raudhatul Athfal (RA) Aisyiyah Jakarta.

Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Guru dan Staf RA Aisyiyah Jakarta

Kegiatan ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak. Ahmad Setiadi bertindak sebagai ketua pelaksana, sementara Wahyutama Fitri Hidayat menjadi narasumber utama. Nia Budiarti dan Norma Yunita berperan sebagai pendamping peserta, didukung dua mahasiswa dari program studi yang sama. Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan RA Aisyiyah, Ustadz Aristo Rahman, yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi UBSI dalam meningkatkan kapasitas pendidik melalui pemanfaatan teknologi.

Dalam sambutannya, Ustadz Aristo menyampaikan rasa terima kasih kepada UBSI sekaligus menekankan pentingnya guru mengikuti perkembangan teknologi untuk pendidikan anak usia dini.

“Kami sangat berterima kasih kepada UBSI atas pelatihan ini. Teknologi terus berkembang dan guru-guru perlu belajar agar bisa mengikuti perkembangan tersebut, khususnya untuk kepentingan pendidikan anak usia dini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/9).

Sambutan disampaikan oleh Hardiyan, Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng. Ia menegaskan komitmen kampus untuk terus memberikan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat melalui kegiatan PkM yang berfokus pada penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan tujuan pelatihan, Hardiyan menekankan bahwa teknologi AI bisa menjadi alat bantu efektif dalam pembelajaran.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka wawasan para pendidik bahwa teknologi seperti AI bukanlah hal yang sulit atau menakutkan. Justru, AI bisa menjadi alat bantu yang efektif dalam proses pembelajaran jika digunakan dengan tepat,” jelas Hardiyan.

Materi utama pelatihan disampaikan oleh Wahyutama Fitri Hidayat, yang menjelaskan konsep dasar AI serta pemanfaatannya untuk membuat konten edukatif berupa gambar dan video. Ia juga memperkenalkan beberapa alat berbasis AI yang legal dan gratis untuk keperluan pendidikan. Selama sesi pelatihan, peserta diberi kesempatan langsung mencoba membuat konten pembelajaran menggunakan platform AI. Aktivitas ini berlangsung interaktif, dengan banyak pertanyaan dan antusiasme tinggi dari peserta.

Baca juga: UBSI Gelar Pelatihan Berbicara Bahasa Inggris dengan Metode Storytelling untuk Remaja

Pelatihan ini juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara etis dan sesuai regulasi. Peserta diajak memahami batasan hukum dalam pemanfaatan AI, serta bagaimana menjaga keamanan dan akurasi informasi yang dihasilkan.

Ahmad Setiadi, ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan harapannya agar pelatihan memberi dampak nyata pada praktik pendidikan di RA Aisyiyah.

“Semoga dengan pelatihan ini, para guru semakin kreatif dan percaya diri dalam memanfaatkan teknologi, terutama AI, untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan dan komunikatif,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini. UBSI berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak institusi pendidikan di masa mendatang.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.