BSINews, Kulon Progo — Perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Upaya penguatan dan pemberdayaan perpustakaan menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan akses pengetahuan yang lebih merata bagi masyarakat. Dalam semangat itu, pustakawan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta ikut berpartisipasi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi yang digelar pada Kamis (18/9) di Gili Resto & Caffe Kulon Progo.
Acara ini diikuti oleh 109 peserta, terdiri dari pustakawan sekolah/madrasah, perguruan tinggi, serta perwakilan perpustakaan desa dan taman baca masyarakat penerima bantuan buku bermutu.
Sinergi Tiga Jenis Perpustakaan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo, Duana Heru Supriyanta, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas jenis perpustakaan dalam sambutannya.
“Program ini menjadi ruang baru, menghadirkan kekuatan tiga jenis perpustakaan sekaligus. Sehingga hal ini diharapkan mampu menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas perpustakaan secara masif di masyarakat Kulon Progo,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/9).
Acara dibuka secara resmi oleh Dra. Woro Titi Haryanti, MA, Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI. Ia menekankan bahwa peran perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam mendukung pemberdayaan perpustakaan desa dan taman baca masyarakat.
“Transformasi, kolaborasi, inovasi, dan inklusi adalah empat pilar utama yang harus terus kita jalankan demi terwujudnya bangsa yang berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Baca juga: Kemitraan Pendidikan: Lazizmu Yogyakarta Perkaya Koleksi Perpustakaan UBSI Kampus Yogyakarta
Penguatan Literasi di Era Digital
Sesi inti diisi oleh Muhamad Ihsanudin, M.Hum. dengan materi bertajuk “Pemberdayaan Perpustakaan Melalui Kolaborasi dan Sinergi antar Perpustakaan Sekolah/Madrasah, Perguruan Tinggi, dan Perpustakaan Desa/TBM.” Ia menguraikan strategi penguatan jejaring perpustakaan agar mampu menjawab tantangan literasi di era digital.
Keterlibatan pustakawan UBSI kampus Yogyakarta mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam memperkuat ekosistem literasi di tingkat lokal. Dengan semangat “dari kampus ke masyarakat”, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan perpustakaan berbasis kolaborasi dan inovasi.
Melalui kegiatan ini, Perpustakaan Nasional RI dan Dinas Perpustakaan serta Kearsipan Kulon Progo menghadirkan wadah pembinaan, ruang diskusi, dan penyusunan rencana aksi bersama antar jenis perpustakaan. Sinergi ini diharapkan melahirkan berbagai terobosan yang bermanfaat luas bagi masyarakat.(Tiara Sari)