Dari Senam ke Shopee & TikTok: UBSI Latih Komunitas Bogor Go Digital

0 43

BSINews, Bogor–Dalam upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis digital, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan bertema “Strategi Digital Marketing dengan Menggunakan Shopee dan TikTok untuk Promosi Produk atau Jasa”.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu(11/10), pukul 13.00–15.00 WIB, di Aula Kantor DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda No 25–29, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Belajar Jadi Seru! UBSI Kenalkan Google Lens untuk Ubah Cara Siswa Memahami Dunia

UBSI Latih Komunitas Bogor Go Digital

Pelatihan ini diikuti oleh anggota Komunitas Senam Tangguh & Kece Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, yang sebagian besar merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital para anggota komunitas, terutama dalam memanfaatkan platform Shopee dan TikTok sebagai sarana promosi dan penjualan produk atau jasa secara efektif.

Ketua tim pelaksana, Helmy Ivan Taruna menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen UBSI dalam mendukung transformasi digital masyarakat.

“Kami melihat semangat luar biasa dari para peserta yang ingin memajukan usaha mereka melalui teknologi digital. Pelatihan ini kami rancang agar mereka bisa memahami strategi pemasaran modern, sehingga produk UMKM lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (13/10).

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara kampus dan komunitas seperti ini sangat penting untuk memperluas dampak positif dunia pendidikan terhadap masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi anggota komunitas,” tambahnya.

Sementara itu, Rudianto selaku tutor menegaskan pentingnya pemanfaatan media digital dalam memperluas jangkauan pasar.

“Shopee dan TikTok bukan hanya platform hiburan atau jual beli, tapi sudah menjadi ekosistem bisnis yang sangat potensial. Dengan strategi konten yang tepat, pelaku UMKM bisa memperkenalkan produknya ke audiens yang jauh lebih luas,” jelas Rudianto.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan seperti ini membantu peserta memahami bagaimana membuat konten promosi yang menarik, mengelola toko online, hingga membaca tren pasar digital terkini.

“Kunci sukses digital marketing ada pada konsistensi dan kreativitas. Dengan dua hal itu, para pelaku UMKM bisa membangun merek yang kuat dan menarik minat pembeli secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Vera, perwakilan dari Komunitas Senam Tangguh & Kece, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kontribusi UBSI dalam memberikan ilmu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca juga:UBSI Dorong Literasi Digital di Sekolah, Guru dan Siswa Darul Hikmah Kini Punya Skill Desain Keren

“Kami senang bisa belajar langsung tentang cara promosi online. Ini penting agar produk-produk UMKM kami bisa terus berkembang dan tidak tertinggal di era digital,” ungkapnya.

Pelatihan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka merasa lebih percaya diri memanfaatkan media digital untuk mengembangkan usaha setelah mendapatkan bimbingan langsung dari tim UBSI.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas BSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi teknologi digital yang aplikatif dan berdampak nyata.

Leave A Reply

Your email address will not be published.