Ricki Sastra, Dosen UBSI, Ajak Guru SMA dan SMK Terapkan AI untuk Pengelolaan Pembelajaran yang Lebih Efektif
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali berperan aktif dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di dunia pendidikan. Melalui kegiatan Pembinaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) jenjang SMA dan SMK yang digelar pada 8-9 Oktober 2025, di Gedung Rektorat UBSI, Jakarta. UBSI menghadirkan sejumlah narasumber untuk berbagi wawasan mengenai penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran.
Dosen UBSI, Ajak Guru SMA dan SMK Terapkan AI
Salah satu narasumber, Ricki Sastra, Dosen UBSI, menyampaikan materi berjudul “Artificial Intelligence dalam Pengelolaan Pembelajaran untuk Guru.” Dalam paparannya, Ricki menjelaskan bahwa teknologi AI bukan ancaman bagi tenaga pendidik, melainkan mitra yang dapat membantu pekerjaan guru agar lebih efisien dan berdampak positif bagi proses belajar mengajar.
“AI bukan ancaman bagi guru, justru bisa menjadi mitra yang membantu pekerjaan sehari-hari seperti pembuatan bahan ajar, evaluasi, dan bahkan rekomendasi strategi pembelajaran,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (15/10)
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, merupakan hasil kolaborasi antara Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan UBSI. Mengusung tema “Implementasi Teknologi dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Proses Pembelajaran,” kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para guru SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Jakarta Pusat.
Dalam sesi presentasinya, Ricki memperkenalkan berbagai contoh penerapan AI yang dapat dimanfaatkan guru secara praktis, seperti AI content generator untuk pembuatan soal dan materi pelajaran, serta AI planner untuk penyusunan jadwal dan strategi pembelajaran adaptif. Tak hanya teori, sesi ini juga dilengkapi dengan praktik langsung di mana peserta mencoba beberapa platform berbasis AI seperti ChatGPT, Gemini, NotebookLM, dan Teachy.AI.
“Kami ingin para guru mengalami sendiri bagaimana AI dapat membantu pekerjaan mereka. Setelah mencoba, banyak peserta terkejut bahwa aplikasi AI ternyata mudah digunakan dan bisa langsung diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.
Baca juga : UBSI Jadi Tuan Rumah Pembinaan MGMP Jenjang SMP, SMA, dan SMK, Bahas Penerapan AI dalam Dunia Pendidikan
Para peserta terlihat aktif berdiskusi dan bertanya mengenai cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah. Menurut Ricki, transformasi digital di bidang pendidikan sangat bergantung pada kesiapan guru dalam mengadopsi teknologi baru.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi digital bagi tenaga pendidik serta memperkuat kolaborasi antara pendidikan tinggi dan pendidikan menengah dalam menghadapi era kecerdasan buatan. (Alisa)