UBSI Jadi Tuan Rumah Pembinaan MGMP Jenjang SMP, SMA, dan SMK, Bahas Penerapan AI dalam Dunia Pendidikan
BSINews, Jakarta – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin membawa dampak besar dalam berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Menyadari pentingnya pemahaman dan penerapan teknologi tersebut, Suku Dinas Pendidikan Wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat bekerja sama dengan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2025 di Gedung Rektorat UBSI, Jakarta.
Kegiatan ini mengusung tema “Implementasi Teknologi dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Proses Pembelajaran.” Sebanyak lebih dari 370 guru dari berbagai sekolah di wilayah Jakarta Pusat hadir untuk mengikuti pembinaan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran.
UBSI Dorong Guru Adaptif terhadap Teknologi AI
Kegiatan dimulai dengan pembinaan untuk jenjang SMP. Rektor UBSI, Prof.Dr.Ir. Mochamad Wahyudi, hadir sebagai narasumber utama dan menekankan pentingnya peran guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran modern. Sebelum menyampaikan materi, ia menjelaskan bahwa kehadiran AI di dunia pendidikan harus dilihat sebagai peluang, bukan ancaman.
“AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi mitra cerdas yang membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efisien, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (15/10).
Hadir pula Nur Dewi Afifah, Kepala Seksi SMP SMA Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Pusat, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan UBSI dalam peningkatan kompetensi guru. Ia menilai, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UBSI menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas tenaga pendidik di era digital.
Kegiatan berlanjut untuk jenjang SMA dan SMK, dengan menghadirkan narasumber dari UBSI yang membahas secara mendalam penerapan teknologi AI dalam dunia pendidikan.
Dr. Diah Puspitasari, Wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, membawakan materi bertema “Perkembangan TIK untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan: AI dalam Pandangan vs Genggaman.” Sementara itu, Dr. Sumanto, Kaprodi Informatika UBSI, menyampaikan materi “Transformasi Pembelajaran Kreatif dengan Artificial Intelligence untuk Mengoptimalkan Proses Pembelajaran.”
Baca juga : UBSI Jadi Tuan Rumah Pembinaan Guru Bahas AI dan Perkembangan TIK untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Selain itu, Dr. Taufiq Baidawi, Kaprodi Rekayasa Perangkat Lunak UBSI, memperkenalkan dua tools berbasis AI, yakni NotebookLM dan Teachy.AI, yang dapat dimanfaatkan guru dan dosen sebagai asisten digital dalam proses belajar mengajar. Kegiatan praktik turut dipandu oleh dosen UBSI Ricki Sastra dan Kresna Ramanda, yang membantu para guru mencoba langsung penggunaan kedua tools tersebut.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dengan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat menjadi bukti nyata kontribusi UBSI dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik di Indonesia. (Alisa)