HIMASI UBSI Kampus Tasikmalaya Didorong Jadi Organisasi yang Tertib dan Kolaboratif

0 21

BSINews, Tasikmalaya – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan profesionalisme organisasi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) UBSI (UBSI) kampus Tasikmalaya menggelar kegiatan pembinaan himpunan mahasiswa bertema Penguatan Tata Kelola, Kedisiplinan Administratif, dan Spirit Kolaborasi Ormawa” yang berlangsung di sekretariat HIMASI UBSI kampus Tasikmalaya, Rabu (22/10) lalu. Kegiatan yang dipandu langsung oleh Pembina HIMASI, Deddy Supriadi, sekaligus sebagai Ketua Prodgram Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya ini, menjadi bagian dari komitmen kampus untuk membentuk organisasi mahasiswa yang tertib, aktif, dan kolaboratif.

Dalam arahannya, Deddy menekankan pentingnya pemahaman terhadap peran strategis pembina organisasi mahasiswa sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Rektor UBSI tentang penetapan pembina Ormawa.

“Pembina tidak hanya sebagai pengawas, tapi juga sebagai pengarah dan penghubung antara mahasiswa dengan pihak kampus agar seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan visi dan misi universitas,” katanya, dalam keterangan rilis, Selasa (28/10).

Baca juga: Ormawa Expo HIMASI Sambut Mahasiswa Baru dengan Semangat Kreatif di UBSI Kampus Kaliabang

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, Deddy turut menyosialisasikan SK Rektor UBSI Nomor 225/1.02/UBSI/IX/2018 tentang Organisasi Kemahasiswaan. Dokumen ini menjadi pedoman utama dalam penyusunan Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Ia menegaskan bahwa kedisiplinan administratif harus menjadi tolok ukur profesionalisme organisasi.

“Proposal kegiatan wajib diajukan maksimal H-14 sebelum pelaksanaan dan LPJ diserahkan maksimal H+7 setelah kegiatan. Ini bukan sekadar aturan, tapi bentuk tanggung jawab organisasi yang sehat,” tegasnya.

Sementara itu, tak hanya membahas regulasi, kegiatan pembinaan tersebut juga menjadi wadah diskusi interaktif antara pembina dan pengurus HIMASI. Deddy mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

“Partisipasi mahasiswa di berbagai ajang bisa mengangkat nama program studi dan kampus, sekaligus membangun jejaring serta mengasah potensi diri,” tambahnya.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus memberikan dukungan terhadap pengembangan organisasi mahasiswa melalui kegiatan pembinaan, pelatihan kepemimpinan, dan sistem administrasi digital yang memudahkan pengurus dalam menjalankan fungsi organisasi secara efektif.

Menjelang akhir sesi, Deddy mengingatkan bahwa masa jabatan pengurus HIMASI akan berakhir pada 31 Desember 2025. Ia meminta agar proses regenerasi dilakukan secara sistematis, mencakup penyusunan laporan akhir, pelaksanaan musyawarah besar, dan serah terima jabatan.

“Organisasi mahasiswa bukan hanya tempat berkegiatan, tetapi juga wadah pembentukan karakter, integritas, dan tanggung jawab,” tutupnya.

Baca juga: HIMASI UBSI Kampus Karawang Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Workshop Python

Sementara itu, Ketua HIMASI UBSI kampus Tasikmalaya, Fauziah, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan banyak wawasan baru bagi pengurus.

“Kami merasa lebih terarah dalam menyusun program kerja setelah mendapatkan penjelasan langsung dari pembina mengenai RKT dan LPJ. Penegasan tentang kedisiplinan administratif membuat kami lebih sadar akan pentingnya tertib dokumen dan prosedur,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, HIMASI UBSI kampus Tasikmalaya diharapkan mampu menjadi organisasi mahasiswa yang aktif, produktif, serta memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.