Inovasi dan Pengabdian: Perguruan Tinggi Jadi Penggerak Solusi Nyata bagi Masyarakat

0 19

BSINews, Tasikmalaya – Dalam menghadapi tantangan pembangunan bangsa di era modern, inovasi dan pengabdian menjadi dua pilar penting yang menegaskan peran strategis perguruan tinggi. Tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan transfer ilmu, perguruan tinggi kini dituntut untuk melahirkan karya riset dan program pengabdian yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ir. Tuti Alawiyah, selaku Koordinator Lembaga Pengembangan dan Penelitan Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya mengatakan, melalui tridharma perguruan tinggi, civitas akademika diharapkan tidak sekadar mencetak lulusan berkompeten, namun juga menciptakan solusi konkret terhadap persoalan sosial, ekonomi, dan teknologi. Inovasi yang dihasilkan dari penelitian menjadi modal berharga untuk melahirkan produk, aplikasi, atau metode yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Baca juga: LPPM UBSI Kenalkan Dunia Penelitian dan Pengabdian pada Orientasi Akademik “Our Best Future” 2025

“Kehadiran perguruan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Hasil penelitian jangan hanya menjadi tumpukan laporan, tetapi perlu diolah menjadi solusi nyata yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” katanya, dalam keterangan rilis, Selasa (28/10).

Melalui peran LPPM, perguruan tinggi berupaya memastikan agar setiap hasil riset dapat diimplementasikan secara aplikatif dan berdampak sosial. Pengabdian masyarakat pun menjadi wujud tanggung jawab sosial kampus, diwujudkan dalam bentuk pendampingan UMKM, pelatihan teknologi, literasi digital, hingga pemberdayaan potensi lokal.

“Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat menciptakan ekosistem pembelajaran dua arah yang saling memperkaya. Masyarakat memperoleh manfaat, sementara akademisi mendapatkan pengalaman lapangan yang berharga,” tambahnya.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Tasikmalaya terus berkomitmen memperkuat peran ini melalui berbagai kegiatan riset dan pengabdian.

Baca juga: LPPM UBSI Kampus Tasikmalaya Kenalkan Penelitian dan Pengabdian kepada Mahasiswa Baru dalam PKKMB 2025

“Kami di LPPM UBSI kampus Tasikmalaya selalu mendorong agar setiap program penelitian dan pengabdian diarahkan pada isu-isu yang relevan, seperti digitalisasi UMKM, literasi teknologi, maupun pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal,” ujar Tuti.

Salah satu bentuk nyata kontribusi tersebut adalah simulasi aplikasi digital hapalan Al-Qur’an oleh santri Yayasan Pesantren Cintawarna, yang digagas dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen UBSI kampus Tasikmalaya. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana inovasi digital dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal.

Leave A Reply

Your email address will not be published.