BSINews, Karawang – Perkembangan dunia digital yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk berani berinovasi dan tidak hanya menjadi pengguna teknologi. Semangat itulah yang dibawa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui kegiatan Indonesia Cerdas Fest 2025 yang menghadirkan narasumber inspiratif bagi para mahasiswa. Nurul Ichsan selaku Chief Marketing Officer Digital Creative Community (DICO) tampil menginspirasi ratusan mahasiswa UBSI kampus Karawang dalam acara Talkshow Indonesia Cerdas Fest 2025 yang digelar di Aula UBSI kampus Karawang pada Kamis (30/10).
Pesan Kreativitas dan Keberanian Jadi Sorotan dalam Indonesia Cerdas Fest 2025 di UBSI Kampus Karawang
Melalui sambutannya yang penuh motivasi, Nurul Ichsan menekankan pentingnya keberanian, kreativitas, dan kolaborasi dalam menghadapi era digital yang serba cepat dan kompetitif.
“Ini waktunya kita untuk bermimpi besar. Jangan takut untuk mencoba karena kreativitasmu akan menjadi pintu kesuksesan di masa depan,” ujar Nurul Ichsan dalam keterangan rilis, Kamis (06/11).
Acara yang digelar di aula utama UBSI kampus Karawang itu menjadi momentum penting bagi mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU) untuk menumbuhkan semangat berinovasi dan berkontribusi dalam dunia digital. Melalui talkshow dan sesi inspiratif, Nurul Ichsan mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta karya di dunia digital.
Dalam pemaparannya, Nurul Ichsan menekankan bahwa masa depan dunia kerja tidak lagi bergantung pada seberapa banyak pengetahuan seseorang, melainkan pada sejauh mana kemampuan mereka untuk beradaptasi, berkreasi, dan memberikan solusi berbasis teknologi.
“Masa depan digital dimulai dari langkah berani hari ini. Dari sebuah ide bisa lahir kenyataan, dan semua itu bisa kalian wujudkan jika berani mencoba,” ucapnya.
Baca juga: Testimoni Penerima BJU 2024 Warnai Indonesia Cerdas Fest 2025 di UBSI Kampus Karawang
Ia menegaskan, dunia digital tidak mengenal batas bagi siapa pun yang memiliki keberanian dan kemauan untuk belajar. Dengan pesatnya perkembangan industri kreatif berbasis digital, mahasiswa perlu mengasah keterampilan seperti desain konten, digital marketing, analisis data, dan pengembangan aplikasi.
“DICO hadir untuk membantu teman-teman mewujudkan ide, bukan hanya dalam hati. Dari ide jadi aksi, dari mahasiswa jadi inspirasi,” tambahnya.
Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari para mahasiswa UBSI kampus Karawang yang merasa termotivasi untuk mulai berkarya di bidang yang sesuai dengan minat mereka.
Lebih jauh, Nurul Ichsan mengungkapkan bahwa pendidikan memegang peran penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi transformasi digital. Ia menilai bahwa kampus seperti UBSI telah memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui berbagai program kreatif dan inovatif.
Menurutnya, keberanian mahasiswa untuk mengambil langkah pertama sering kali menjadi kunci dari keberhasilan dalam dunia digital.
“Jangan takut gagal, karena dari kegagalan itulah lahir ide-ide besar. Dunia digital itu dinamis, dan hanya mereka yang berani bereksperimen yang akan bertahan,” ujarnya.
Nurul Ichsan juga menyoroti pentingnya membangun personal branding dan jaringan profesional sejak dini. Ia menyebutkan bahwa mahasiswa masa kini memiliki keuntungan besar dengan adanya akses internet dan berbagai platform digital yang bisa dimanfaatkan untuk menampilkan karya dan membangun reputasi.
Baca juga: Syaira dan Semesta Buku, Mahasiswi UBSI Kampus Karawang yang Menyalakan Api Literasi
Pesan-pesan yang disampaikan Nurul Ichsan meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa. Banyak di antara mereka merasa termotivasi untuk lebih aktif dalam kegiatan kreatif dan digital. Salah seorang peserta, mahasiswa program BJU, menyebut bahwa sambutan Nurul Ichsan membuatnya berani memulai proyek digital yang selama ini hanya menjadi ide.
“Setelah mendengar Pak Nurul Ichsan, saya jadi ingin serius membangun konten edukatif di media sosial. Ternyata dari hal kecil pun bisa berdampak besar kalau dijalankan dengan konsisten,” ujarnya.
Sesi inspiratif tersebut juga menguatkan pesan bahwa dunia digital bukan hanya milik mereka yang ahli teknologi, melainkan juga ruang luas bagi semua bidang untuk berkembang. Dengan prinsip kolaborasi dan kreativitas, mahasiswa diharapkan mampu menjadikan teknologi sebagai sarana aktualisasi diri dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan Indonesia Cerdas Fest 2025 ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga sarana bagi mahasiswa UBSI kampus Karawang untuk memahami pentingnya growth mindset di era digital. Melalui dorongan dari sosok seperti Nurul Ichsan, mahasiswa diajak melihat peluang besar di dunia digital, mulai dari startup, content creation, hingga pengembangan produk teknologi.
Pesan inspiratif yang disampaikan Nurul Ichsan sejalan dengan komitmen UBSI kampus Karawang dalam mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di dunia industri. Kampus ini terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga membangun kemampuan praktis dan karakter adaptif. Sebagaimana diungkapkan Nurul Ichsan menutup sambutannya.
“Langkah kecil kalian hari ini bisa menjadi awal dari perubahan besar esok. Dunia menunggu karya kalian. Jadi, jangan ragu untuk mulai.” ungkapnya.
Dengan semangat itu, UBSI kampus Karawang terus memperkuat perannya sebagai kampus yang melahirkan insan cerdas dan berdaya saing tinggi di tengah arus digitalisasi global, membuktikan bahwa masa depan kreatif dimulai dari keberanian untuk berkarya hari ini.(Dina Olivia)