E-Resources Bukan Sekadar Koleksi Digital, Tapi Penyelamat Skripsi Mahasiswa
BSINews, Jakarta – Bagi banyak mahasiswa, mencari referensi ilmiah sering terasa seperti menelusuri hutan rimba yang jalannya banyak, tapi semua bikin nyasar. Kadang baru nemu satu jurnal, udah minta login, kadang malah muncul pesan “akses ditolak” yang bikin hati ikut ditolak. Tapi tenang, Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) punya kabar baik buat kamu yang ingin berdamai dengan tugas akhir dan literatur digital.
Lewat webinar bertajuk “Cari Referensi Semudah Scroll Sosmed!!”, perpustakaan UBSI ingin membuktikan bahwa mencari sumber ilmiah bisa semudah, ya seperti scroll TikTok. Dengan subtema “Sosialisasi E-Resources Perpustakaan UBSI”, acara ini akan digelar secara daring pada Selasa, 25 November 2025, pukul 08.30-12.00 WIB, melalui Zoom Meeting.
Baca juga: Mindset Positif, Kunci Mahasiswa Tetap Waras di Tengah Tugas dan Skripsi
Tujuannya jelas bikin mahasiswa, dosen, dan peneliti sadar bahwa literasi digital bukan sekadar tahu cara buka Google Scholar, tapi juga paham gimana cara nemuin referensi yang kredibel dan bisa dipakai buat riset sungguhan. Karena di dunia akademik, perbedaan antara “katanya” dan “menurut jurnal ilmiah” bisa menentukan nilai akhir.
Dua pustakawan UBSI yang sudah akrab dengan dunia referensi digital, Okta Ayu Melya Widanti dan Ahmad Sauban bakal jadi narasumber. Mereka siap berbagi rahasia cara mencari sumber ilmiah yang relevan tanpa harus frustasi di tengah malam. Sementara itu, Siti Hafifah akan memandu jalannya acara agar tetap interaktif dan yang penting nggak bikin ngantuk.
“Melalui webinar ini, kami ingin menunjukkan bahwa akses terhadap ilmu pengetahuan kini jauh lebih mudah. Mahasiswa cukup punya niat, sisanya tinggal klik,” ujar Okta Ayu dengan nada optimis khas pustakawan yang sudah hafal pola mahasiswa menjelang deadline.
Selain ilmu, peserta juga akan mendapat berbagai benefit menarik, mulai dari E-sertifikat, materi sosialisasi, panduan akses E-Resources, sampai doorprize buat yang beruntung. Tapi yang paling penting, kamu bakal pulang (atau leave meeting) dengan satu kesadaran baru bahwa mencari referensi ilmiah sebenarnya bisa terasa ringan, asal tahu pintunya.
Baca juga: Panduan Singkat Memilih Metode Penelitian yang Tepat untuk Skripsimu
Jadi, buat kamu yang masih menunda bikin daftar pustaka karena “belum nemu sumber yang pas,” mungkin ini waktunya buat belajar langsung dari ahlinya. Segera daftar lewat bit.ly/pendaftaransosialisasii, dan buktikan sendiri kalau ternyata riset akademik bisa seseru scroll media sosial, asal tahu cara mainnya.(ACH)