BSINews, Bogor – Sebagai upaya mendekatkan pendidikan kepada masyarakat, selain pelajar, booth Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang digelar di Cimulang, Bogor pada Senin (01/12) juga dipenuhi warga umum, terutama para orang tua yang ingin mendapatkan pemahaman lebih jauh mengenai masa depan pendidikan anak mereka. Banyak dari mereka mempertanyakan mengenai biaya kuliah, jalur beasiswa, hingga fleksibilitas pembayaran. UBSI kampus Bogor memberikan penjelasan lengkap mengenai skema biaya kuliah yang dapat disesuaikan dengan kemampuan orang tua, termasuk skema cicilan, program keringanan, hingga beasiswa prestasi.
Booth Konsultasi Bantu Orang Tua Memahami Fakultas dan Prospek Kerja
Penjelasan mengenai pilihan fakultas, prospek kerja, serta perkembangan dunia digital menjadi topik yang sangat diminati warga. Mereka ingin memastikan bahwa investasi pendidikan anak-anaknya memberikan peluang masa depan yang cerah. UBSI kampus Bogor menekankan bahwa banyak jurusan kini berfokus pada kebutuhan industri modern, sehingga lulusan perguruan tinggi memiliki peluang kerja yang semakin luas.
Sugiono selaku Kepala Kampus UBSI kampus Bogor, mengatakan edukasi pendidikan tidak boleh hanya dinikmati masyarakat kota.
“Kami ingin memastikan bahwa edukasi pendidikan dapat dirasakan oleh masyarakat secara merata. Warga desa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan informasi pendidikan berkualitas,” tegasnya dalam keterangan rilis, Senin (01/12).
Baca juga: UMKM Siap Go Global! Dosen UBSI Bogor Latih Strategi Bisnis Ekspor di Bojong Gede
Sugiono juga menambahkan bahwa program layanan konsultasi ini menjadi sarana bagi UBSI kampus Bogor untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan meningkatkan literasi pendidikan.
“Melalui interaksi langsung, kami dapat memahami kebutuhan dan harapan masyarakat terkait pendidikan tinggi. Hal ini juga menjadi bentuk tanggung jawab kami sebagai kampus digital kreatif,” ujarnya.
Muhammad Naufal Aksyal selaku mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU), menambahkan bahwa banyak orang tua merasa tercerahkan setelah mengobrol langsung dengan tim UBSI kampus Bogor.
“Awalnya mereka mengira kuliah itu terlalu mahal. Setelah diberikan penjelasan, mereka menyadari bahwa ada banyak jalur beasiswa dan program keringanan,” ucapnya.
Selain itu, warga juga menanyakan mengenai kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan keterampilan, serta dukungan fasilitas digital yang dimiliki UBSI kampus Bogor. Tim kampus menekankan bahwa pengembangan soft skill dan pengalaman praktis menjadi bagian penting dari kurikulum. Hal ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Bogor Bersinar di Ajang Respective Fest 2025 Universitas Brawijaya
Dengan adanya layanan konsultasi ini, UBSI kampus Bogor sebagai Kampus Digital Kreatif berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam merencanakan pendidikan anak-anaknya. Booth UBSI pun menjadi pusat perhatian, di mana para pengunjung dapat berdiskusi langsung, memperoleh brosur lengkap, serta melakukan pendaftaran awal bagi yang tertarik.
Kehadiran UBSI kampus Bogor di Cimulang ini diharapkan tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengedepankan pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda.(Dina Olivia)