BSINews, Bekasi – Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah untuk memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi. Pada Selasa (9/12) pukul 13.30 WIB, bertempat di UBSI kampus Kaliabang, digelar Seminar Akselerasi Transformasi Digital yang menghadirkan narasumber ahli dari Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK).
UBSI Gelar Seminar Akselerasi Transformasi Digital
Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dyah Puspito Dewi Widowati dan Katrina Permassari, praktisi sekaligus instruktur BPPTIK yang berpengalaman dalam pengembangan kompetensi digital dan implementasi transformasi teknologi. Keduanya memberikan pemaparan mendalam mengenai tantangan dan peluang transformasi digital pada era percepatan teknologi.
Acara dibuka oleh Ketua Program Studi Teknik Industri, Miwan, yang mewakili Fakultas Teknik dan Informatika. Dalam sambutannya, Miwan menyampaikan apresiasi kepada BPPTIK atas kontribusinya dalam memperluas wawasan mahasiswa UBSI. Ia menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan fundamental di berbagai sektor industri masa kini.
“Melalui seminar ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami arah perkembangan teknologi dan mampu mengambil peran dalam proses transformasi digital di dunia industri. Kompetensi digital bukan hanya nilai tambah, tetapi menjadi kunci keberhasilan karier di masa mendatang,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (11/12).
Pada sesi pertama, Dyah Puspito Dewi Widowati menjelaskan bagaimana transformasi digital menjadi faktor utama dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas organisasi. Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mengadopsi teknologi baru, termasuk pemahaman terhadap infrastruktur digital dan keamanan informasi.
Sesi berikutnya diisi oleh Katrina Permassari yang membahas perkembangan kebutuhan kompetensi digital di industri modern. Ia memaparkan peluang profesi di bidang teknologi informasi serta menyoroti pentingnya literasi digital, kemampuan analisis data, dan penguasaan teknologi berbasis cloud.
“Mahasiswa harus adaptif dan terus mengembangkan skill digital agar mampu bersaing sebagai talenta masa depan,” jelasnya.
Baca juga : UBSI Kampus Jatiwaringin Gelar Seminar “AI for Education”, Hadirkan Dua AI Specialist Nasional
Kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme mahasiswa yang aktif mengajukan pertanyaan seputar artificial intelligence, keamanan digital, hingga strategi menghadapi perubahan teknologi yang cepat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sistem Informasi UBSI menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan industri sebagai bagian dari peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif. Seminar ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan digital serta berkontribusi dalam ekosistem transformasi teknologi nasional. (Alisa)