Uji Kompetensi Mikrotik Jadi Langkah Strategis Cetak Mahasiswa Teknologi Komputer Berdaya Saing

0 30

BSINews, Purwokerto — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang kompeten di bidang jaringan komputer, perguruan tinggi dituntut untuk membekali mahasiswanya dengan keterampilan yang relevan dan teruji. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Melalui Program Studi Teknologi Komputer, UBSI kampus Purwokerto akan menggelar Uji Kompetensi Mikrotik bagi mahasiswa pada 9 Januari mendatang. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa yang dipersiapkan untuk memiliki kemampuan teknis berstandar industri di bidang jaringan komputer.

Mahasiswa Teknologi Komputer Ikuti Uji Kompetensi Mikrotik untuk Siap Hadapi Dunia Industri

Uji kompetensi ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran berbasis praktik dan sertifikasi profesional yang terus dikembangkan UBSI kampus Purwokerto. Tidak hanya berfokus pada pemahaman teoretis, mahasiswa juga diuji secara langsung kemampuan teknisnya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada skema Networking Administrator Muda.

Pelaksanaan uji kompetensi akan didampingi oleh Vadlya Maarif, trainer Mikrotik berpengalaman sekaligus dosen UBSI. Ia memastikan proses uji kompetensi berjalan sesuai dengan standar dan skema Mikrotik yang berlaku.

Menurut Vadlya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengukur kesiapan diri sebelum terjun ke dunia profesional.

“Sertifikasi dan uji kompetensi seperti Mikrotik bukan sekadar soal lulus ujian, tetapi bagaimana mahasiswa memahami konsep jaringan, mampu melakukan konfigurasi, serta menyelesaikan permasalahan teknis secara mandiri,” ujarnya dalam keterangan ulis pada Rabu (7/01).

Ia menambahkan, penguasaan teknologi jaringan saat ini menjadi kebutuhan mendasar di berbagai sektor.

“Hampir semua bidang bergantung pada infrastruktur jaringan yang andal. Mahasiswa Teknologi Komputer harus siap menjawab tantangan tersebut dengan kompetensi yang teruji,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknologi Komputer UBSI kampus Purwokerto, Nuzul Imam Fadlilah, menegaskan bahwa uji kompetensi ini merupakan langkah konkret prodi dalam meningkatkan kualitas lulusan.

“Kami ingin lulusan Teknologi Komputer UBSI kampus Purwokerto tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Baca juga : Perkuat Kompetensi Jaringan, Mahasiswa Teknologi Komputer Diuji Standar Industri Mikrotik

Nuzul juga menilai tingginya partisipasi mahasiswa menjadi sinyal positif meningkatnya kesadaran akan pentingnya sertifikasi profesi.

“Antusiasme mahasiswa menunjukkan bahwa mereka mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi persaingan di industri digital yang semakin kompetitif,” katanya.

Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Purwokerto berharap mahasiswa dapat meningkatkan kepercayaan diri, memperluas peluang karier, serta siap berkontribusi dalam pembangunan ekosistem digital, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Uji Kompetensi Mikrotik ini sekaligus menegaskan peran UBSI sebagai Kampus Digtal Kreatif dan sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan konsisten dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, serta berdaya saing global. (Indari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.