Satukan Persepsi, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran: Dosen Sastra Inggris UBSI Gelar Rapat UPA

0 33

BSINews, Jakarta — Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus dilakukan Program Studi Sastra Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui Rapat Unit Pengembangan Akademik (UPA) yang digelar secara tatap muka pada Kamis (12/3). Kegiatan yang berlangsung di UBSI kampus Kramat 98, Ruang 607, ini diikuti oleh sekitar 33 dosen.

UBSI sebagai kampus digital kreatif terus memperkuat perannya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman melalui berbagai upaya penguatan akademik. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Rapat UPA yang menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi serta memperkuat strategi pembelajaran menjelang Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026.

Ketua Program Studi Sastra Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Dr. Agus Priadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat UPA merupakan sarana refleksi akademik bagi para dosen.

“Melalui kegiatan ini, dosen dapat mengevaluasi proses pembelajaran sekaligus meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan akademik,” ujarnya dalam rilis yang diterima di Jakarta pada Jumat (20/3).

Ia juga memaparkan evaluasi kegiatan pembelajaran pada semester sebelumnya serta persiapan perkuliahan untuk semester mendatang, sehingga dosen memiliki kesiapan yang lebih optimal.

Evaluasi Pembelajaran dan Kesiapan Semester Genap

Rapat UPA dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pagi, pembahasan difokuskan pada evaluasi kegiatan mengajar Semester Ganjil Tahun Akademik 2025–2026 serta persiapan pembelajaran Semester Genap. Para dosen terlibat aktif dalam diskusi, berbagi pengalaman, serta membahas tantangan dan strategi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas.

Baca juga: UBSI Kampus Bogor dan UBSI Kampus Cilebut Samakan Persepsi Dosen untuk Mata Kuliah Aplikasi Komputer Akuntansi II

Penguatan Kurikulum dan Publikasi Ilmiah

Sementara itu, sesi siang diisi dengan agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan kurikulum dan publikasi ilmiah. Salah satu pembahasan utama adalah penyamaan persepsi mata kuliah berbasis Project-Based Learning (PBL), seperti Active Listening, Listening Comprehension, Social Conversation, Academic Writing, Debating, Interpreting, serta Teaching English as a Foreign Language (TEFL).

Materi tersebut disampaikan oleh Aloysius Rangga Aditya, selaku staf Program Studi Sastra Inggris UBSI. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya keselarasan capaian pembelajaran antar dosen pengampu mata kuliah.

“Penyamaan persepsi ini penting agar capaian pembelajaran di setiap mata kuliah bisa selaras dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa,” tutur Aloysius.

Baca juga: UBSI Gelar Seminar Motivasi untuk Bekali Pelajar Persiapkan Masa Depan

Selain itu, Aloysius juga menyampaikan sosialisasi buku panduan skripsi terbaru bagi mahasiswa Program Studi Sastra Inggris. Ia menjelaskan adanya pembaruan dalam sistem penulisan tugas akhir, termasuk penyediaan outline terbaru untuk jalur publikasi ilmiah non-skripsi sebagai alternatif penyelesaian studi.

“Kami memberikan alternatif jalur publikasi ilmiah non-skripsi sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan akademik saat ini, sekaligus mendorong mahasiswa lebih produktif dalam menghasilkan karya ilmiah,” tambahnya.

Agenda berikutnya adalah pemaparan mengenai jurnal ilmiah Program Studi Sastra Inggris, yakni Wanastra. Materi ini disampaikan oleh Dwi Puji Hastuti, selaku staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI sekaligus staf Program Studi Sastra Inggris.

Baca juga: UBSI Kampus Solo Bagikan Bingkisan Lebaran kepada Petugas Kampus sebagai Wujud Kepedulian dan Silaturahmi

Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa jurnal Wanastra saat ini tengah berproses menuju akreditasi SINTA 2.

“Kami optimistis jurnal Wanastra dapat mencapai akreditasi SINTA 2 dalam waktu dekat dengan dukungan dan kontribusi dari seluruh civitas akademika,” ungkap Dwi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para dosen memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai masukan dan gagasan demi peningkatan kualitas pembelajaran.

Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Akademik

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama serta silaturahmi antar dosen menjelang Hari Raya Idul Fitri. Momen ini turut mempererat kebersamaan dan memperkuat kolaborasi akademik di lingkungan Program Studi Sastra Inggris UBSI.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Sastra Inggris UBSI menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat kurikulum berbasis praktik, serta mendorong produktivitas publikasi ilmiah guna mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing global.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.