Mahasiswa Hidupkan Musholla Sekolah Lewat Edukasi Karakter dan Spiritual

0 21

BSINews, Jakarta – Sekelompok mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Optimalisasi Fungsi dan Peran Musholla” di SDN Cengkareng Timur 21 Pagi, Jakarta Barat, pada Kamis (7/5). Kegiatan ini menjadi upaya mahasiswa dalam memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pemanfaatan musholla sekolah sebagai pusat pembelajaran spiritual dan sosial.

Program PKM hadirkan musholla sebagai ruang belajar etika, disiplin, dan kebersamaan

Program ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap fungsi musholla sekolah yang selama ini dinilai masih sebatas tempat ibadah formal tanpa adanya aktivitas yang mampu menghidupkan suasana pembelajaran karakter di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak siswa untuk memahami pentingnya menjaga musholla sekaligus menjadikannya sebagai ruang belajar etika, kebersamaan, dan kedisiplinan.

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk aktif menghadirkan kegiatan edukatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan PKM ini juga menjadi bagian dari implementasi mata kuliah Pendidikan Agama Islam sekaligus bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menghubungkan teori perkuliahan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Belajar Gotong Royong Jadi Lebih Seru Lewat Permainan Edukatif

Ketua pelaksana kegiatan, Kurniawan Lutfi Saputra, menjelaskan bahwa musholla sekolah memiliki peran penting dalam membangun karakter siswa sejak dini.
Ia berharap musholla dapat menjadi tempat yang nyaman bagi siswa untuk belajar nilai-nilai kehidupan. “Kami ingin menghapus stigma bahwa musholla hanya digunakan saat waktu salat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran karakter, etika, dan kebersamaan bagi siswa,” ujarnya dalam keterangan rilis Kamis (7/5).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut berperan sebagai mentor bagi siswa dengan memberikan edukasi mengenai adab, praktik ibadah harian, hingga pentingnya menjaga kebersihan rumah ibadah. Kegiatan berlangsung interaktif dengan pendekatan yang santai dan mudah dipahami oleh siswa.

Salah satu anggota tim PKM, Riyanti Amalia Putri, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah.
Ia menilai musholla sekolah memiliki potensi besar sebagai sarana pembentukan karakter siswa. “Kami berharap musholla di sekolah dapat dimanfaatkan lebih optimal sehingga siswa menjadi lebih disiplin dalam beribadah sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.