Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Kebersamaan dan Toleransi Sejak Dini

0 10

BSINews, Depok – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Aku, Kamu, Kita: Belajar Hidup Rukun dan Toleransi Sejak Dini” di SD Negeri Mekarjaya 29 pada Jumat (8/5). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai toleransi, kepedulian sosial, serta pentingnya hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman sejak usia dini.

Edukasi Interaktif Ajak Siswa SD Memahami Pentingnya Hidup Rukun di Tengah Keberagaman

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk berkontribusi dalam pembentukan karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif. Dalam kegiatan ini, sebanyak 40 siswa yang terdiri dari 19 siswa kelas 4A dan 21 siswa kelas 4B mengikuti rangkaian pembelajaran dengan penuh antusias.

Materi yang diberikan meliputi pengertian toleransi, pentingnya hidup rukun, cara menghargai perbedaan agama, suku, budaya, pendapat, maupun karakter, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk meningkatkan pemahaman peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan permainan edukatif yang mendorong siswa belajar bekerja sama serta menghargai teman-temannya.

Baca juga: Pelajar Diajak Hidup Berdampingan dengan Teknologi Secara Cerdas dan Bertanggung Jawab

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Fakhri Ramadhan, menegaskan pentingnya menanamkan nilai toleransi sejak usia sekolah dasar. “Anak-anak sekolah dasar sangat mudah berinteraksi dan belajar bersama. Karena itu, penting untuk menanamkan sikap saling menghargai, peduli, dan toleransi sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu hidup harmonis di tengah keberagaman,” ujarnya dalam keterangan rilis Jumat (8/5).

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Mekarjaya 29, Rika Kartini, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi mahasiswa UBSI tersebut. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena memberikan pemahaman yang sangat baik bagi siswa untuk belajar menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, dan membangun hubungan yang positif baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ungkapnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan, serta berbagi pengalaman mengenai pentingnya menghargai teman tanpa membedakan latar belakang. Suasana belajar yang menyenangkan membuat materi lebih mudah diterima oleh peserta.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, mahasiswa UBSI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi yang memiliki sikap empati, toleransi, dan rasa persaudaraan yang kuat. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa untuk menjaga kerukunan dan menciptakan lingkungan yang harmonis di tengah masyarakat yang beragam.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.