Pelajar Diajak Hidup Berdampingan dengan Teknologi Secara Cerdas dan Bertanggung Jawab
BSINews, Depok – Mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika Program Studi Software Engineering Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Edukasi Hidup Berdampingan dengan AI” di SMP Setia Negara Depok pada Rabu (30/4). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Hafizh Wali Muta’ali Subyan, Umar Asadul Haq, Raihan Mutawakil Erfansyah, Musyafa Anasrullah, Muhammad Abiyan Rafiq, Nabil Rifqidiyanto, Muhamad Rizky Rohidin Saputra, dan Muhammad Raihan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan literasi digital generasi muda.
Edukasi Interaktif Kenalkan Manfaat dan Etika Pemanfaatan Artificial Intelligence di Era Digital
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi yang relevan dengan perkembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian Artificial Intelligence (AI), manfaat penggunaannya dalam proses belajar, serta pentingnya etika dan tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.
Baca juga: Atur Keuangan Komunitas Jadi Lebih Rapi! UBSI Hadirkan Solusi Digital untuk Guru GKM Bogor
Ketua pelaksana, Hafizh Wali Muta’ali Subyan, menyampaikan bahwa perkembangan AI perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif. “Kami ingin siswa memahami bahwa AI bukan sekadar teknologi yang sedang populer, tetapi juga alat bantu yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas belajar, kreativitas, dan kemampuan menyelesaikan masalah jika dimanfaatkan dengan bijak,” ujarnya dalam keterangan rilis Rabu (30/4).
Sementara itu, Musyafa Anasrullah selaku anggota tim pelaksana berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. “Harapan kami, siswa dapat memanfaatkan AI sebagai sarana belajar yang produktif tanpa mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mereka dalam mencari solusi maupun memahami materi pelajaran,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi interaktif yang meliputi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan AI, diskusi kelompok, kuis edukatif, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup pengenalan AI, pemanfaatannya dalam pembelajaran, serta risiko dan etika penggunaan teknologi agar siswa tidak bergantung secara berlebihan pada kecerdasan buatan.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta partisipasi aktif dalam setiap sesi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI berharap dapat membantu menciptakan generasi digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar maupun kehidupan sehari-hari. (Niken)