Dari Trans Beken ke Dunia Kerja: Kisah Hana, Mahasiswa UBSI yang Belajar Komunikasi Langsung di Lapangan

0 10

BSINews, Bekasi – Mobilitas di Kota Patriot kini semakin berwarna sejak hadirnya Trans Beken atau Trans Bekasi Keren. Bus ber-AC dengan tarif ramah kantong ini bukan hanya hadir sebagai solusi transportasi publik untuk mengurai kemacetan, tetapi juga menjadi bagian dari cerita banyak warga Bekasi.

Bagi mahasiswa, Trans Beken memberi kemudahan untuk berangkat kuliah dengan lebih nyaman dan terjangkau. Namun bagi Hana, mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bekasi, bus ini punya makna yang lebih dalam.

Baca juga: Naik Trans Beken, Turun Depan Kampus! UBSI Kampus Bekasi Kini Makin Mudah Dijangkau

Trans Beken bukan sekadar kendaraan. Ia menjadi ruang belajar kedua, tempat Hana mengasah kemampuan komunikasi publik langsung di tengah kehidupan masyarakat.

Trans Beken, Bukan Sekadar Bus Biasa

Bagi warga Bekasi, Trans Beken menjadi angin segar di tengah padatnya lalu lintas kota. Dengan rute strategis seperti Terminal Bekasi hingga Harapan Indah, layanan ini memudahkan masyarakat untuk bepergian tanpa harus selalu bergantung pada kendaraan pribadi.

Tarifnya pun ramah di kantong. Hanya dengan Rp4.500 menggunakan kartu uang elektronik, penumpang sudah bisa menikmati perjalanan dengan bus ber-AC, kursi yang nyaman, dan suasana yang lebih tertib.

Bagi mahasiswa UBSI Kampus Bekasi, kehadiran Trans Beken juga mempermudah akses menuju kampus. Perjalanan kuliah jadi lebih hemat, nyaman, dan tidak perlu lagi terlalu akrab dengan drama macet Bekasi yang kadang terasa seperti ujian mental sebelum masuk kelas.

Hana dan Tantangan Mengomunikasikan Transportasi Publik

Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, Hana memilih menjalani program magang di unit pengelolaan Trans Beken. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Ia ingin memahami langsung bagaimana komunikasi publik bekerja dalam layanan transportasi yang digunakan banyak orang setiap hari.

Tantangan yang dihadapi Hana tidak sederhana. Ia harus ikut membangun citra transportasi publik agar lebih dekat dengan anak muda, terutama Gen Z yang terbiasa dengan konten cepat, visual menarik, dan bahasa yang tidak kaku.

“Awalnya gugup, tapi ilmu di kampus sangat membantu. Saya belajar bagaimana menyusun narasi yang persuasif dan menangani keluhan penumpang dengan empati,” ujar Hana, Senin (8/6).

Dari Kelas ke Konten Digital

Selama magang, Hana terlibat dalam berbagai aktivitas komunikasi digital. Ia ikut membantu pembuatan konten kreatif untuk media sosial, mulai dari informasi rute, tutorial pembayaran menggunakan kartu elektronik, hingga konten visual yang menampilkan kenyamanan menggunakan Trans Beken.

Dari pengalaman ini, Hana belajar bahwa komunikasi publik bukan hanya tentang menyampaikan informasi. Lebih dari itu, komunikasi harus mampu membuat masyarakat paham, percaya, dan merasa dekat dengan layanan yang digunakan.

Di sinilah ilmu komunikasi menemukan bentuk nyatanya. Apa yang dipelajari di kelas tentang strategi pesan, media sosial, hubungan masyarakat, dan empati terhadap audiens benar-benar diuji di lapangan.

Magang yang Bukan Sekadar Formalitas

Pengalaman Hana menjadi bukti bahwa magang bukan sekadar kewajiban akademik. Magang adalah ruang penting bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana teori bekerja dalam situasi nyata.

Di Trans Beken, Hana tidak hanya belajar membuat konten. Ia juga belajar memahami keluhan penumpang, membaca kebutuhan publik, menyusun pesan yang efektif, dan menjaga citra layanan transportasi kota.

Kemampuan seperti ini sangat penting di dunia kerja. Sebab, perusahaan dan instansi saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu berpikir cepat, komunikatif, dan solutif.

Sinergi UBSI Bekasi dengan Dunia Kerja

Kisah Hana juga menunjukkan bagaimana UBSI Kampus Bekasi berupaya menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan industri dan dunia profesional. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI mendorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga merasakan langsung dinamika kerja di lapangan.

Melalui program magang dan pendampingan akademik, mahasiswa dibantu untuk memahami dunia kerja lebih awal. Mereka belajar membangun portofolio, memperluas jejaring, dan mengasah keterampilan yang relevan dengan bidangnya.

Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, pengalaman seperti ini menjadi bekal penting. Dunia komunikasi hari ini tidak hanya membutuhkan orang yang bisa berbicara, tetapi juga mampu menyusun strategi, mengelola media, membaca audiens, dan membangun kepercayaan publik.

Trans Beken dan Wajah Baru Mobilitas Bekasi

Kehadiran Trans Beken menjadi simbol perubahan mobilitas di Kota Bekasi. Transportasi publik tidak lagi sekadar soal berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga bagian dari gaya hidup kota yang lebih tertata.

Ada beberapa alasan mengapa Trans Beken mulai menjadi pilihan masyarakat. Tarifnya ekonomis, fasilitasnya nyaman, dan rutenya menjangkau titik-titik strategis di Bekasi.

Bagi mahasiswa, layanan ini jelas memberi keuntungan. Biaya transportasi bisa lebih hemat, perjalanan lebih nyaman, dan akses menuju kampus menjadi lebih mudah.

Kuliah Keren, Karier Makin Beken

Pengalaman Hana menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain bahwa karier bisa mulai dibangun sejak masih kuliah. Bukan harus menunggu wisuda dulu baru bergerak.

Melalui magang, mahasiswa bisa mencoba dunia kerja lebih awal, memahami tantangan profesional, dan menemukan bidang yang paling sesuai dengan minat mereka. Hana membuktikan bahwa belajar komunikasi tidak berhenti pada teori, tetapi bisa langsung berdampak pada masyarakat.

Dari Trans Beken, ia belajar bahwa setiap pesan punya peran. Setiap konten bisa membangun kepercayaan. Dan setiap pengalaman lapangan bisa menjadi bekal besar untuk masa depan.

Saatnya Pilih Kampus yang Dekat dengan Dunia Nyata

Bagi generasi muda Bekasi yang ingin kuliah di lingkungan yang mendukung kreativitas, keterampilan digital, dan kesiapan kerja, UBSI Kampus Bekasi bisa menjadi pilihan yang tepat.

Baca juga: UBSI Hadir di Perumusan TKDV Pemkot Bekasi, Sinkronkan Dunia Kampus dan Kebutuhan Industri

Dengan program studi yang relevan, pembelajaran yang aplikatif, peluang magang, biaya kuliah yang terjangkau, sistem pembayaran yang bisa dicicil, serta berbagai pilihan beasiswa, UBSI membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkembang sejak bangku kuliah.

Informasi pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui https://pmbubsi.id. Karena kuliah yang baik bukan hanya membuat mahasiswa paham teori. Tapi juga membantu mereka menemukan jalan menuju karier yang lebih beken.

Leave A Reply

Your email address will not be published.