Resmi Dilepas, 14 Mahasiswa UBSI Yogyakarta Siap Mengabdi Melalui BSI Explore 2026 di Klaten

0 9

BSINews, Yogyakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta secara resmi melepas 14 mahasiswa peserta BSI Explore 2026 untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dan sekolah selama kurang lebih tiga pekan di wilayah Kabupaten Klaten.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan pada Selasa (4/8).

Baca juga: Gaspol Mengabdi! BSI Explore 2026 Resmi Dimulai, Mahasiswa UBSI Siap Beraksi di Desa Gunung Gajah

Pelepasan diawali dengan kegiatan secara hybrid yang terpusat di Aula Kampus UBSI Kramat Raya 98 Jakarta dan diikuti oleh seluruh kampus penyelenggara BSI Explore.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para peserta untuk mempersiapkan diri sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bidang Kemahasiswaan UBSI, Adi Supriyatna, M.Kom., menyampaikan bahwa BSI Explore merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kepemimpinan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.

Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan sekolah melalui berbagai program edukasi, pemberdayaan, serta kegiatan sosial yang bermanfaat.

Sementara itu, Ketua BSI Explore 2026, Ade Suryadi, M.Kom., menjelaskan bahwa seluruh peserta yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga pelatihan dan uji kemampuan public speaking.

Tahapan tersebut bertujuan mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi berbagai tantangan selama berada di lapangan.

“Menurut saya mahasiswa yang mengikuti BSI Explore merupakan peserta terbaik yang telah lolos berbagai tahapan seleksi. Kini saatnya mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki melalui kolaborasi dengan program-program pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata bagi lingkungan tempat mereka mengabdi,” ungkapnya.

Usai mengikuti pelepasan nasional secara hybrid, pada pukul 13.30 WIB dilaksanakan pelepasan peserta BSI Explore UBSI Kampus Yogyakarta.

Kegiatan ini dipimpin oleh Yulianto, M.M., selaku Bidang Kemahasiswaan UBSI Kampus Yogyakarta.

Dalam arahannya, Yulianto, M.M., berpesan agar seluruh peserta melaksanakan setiap program kerja yang telah disusun dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nama baik UBSI, serta mengutamakan kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah desa.

“Jalankan seluruh program kerja yang telah direncanakan dengan sebaik-baiknya. Jadilah mahasiswa yang mampu memberikan solusi, berkolaborasi dengan masyarakat, serta menghasilkan kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi desa dan sekolah tempat pengabdian,” pesannya.

Sebanyak 14 mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta akan berkolaborasi dengan peserta BSI Explore dari UBSI Kampus Surakarta dalam melaksanakan berbagai program pengabdian di empat desa di Kabupaten Klaten.

Keempat desa tersebut yakni Desa Tawangrejo dan Desa Gununggajah di Kecamatan Bayat, serta Desa Baran dan Desa Tirtomarto di Kecamatan Cawas.

Selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa akan didampingi oleh dosen pendamping lapangan, yaitu Yulianto, M.M., Erlangga Brahmanto, M.M., Maria Atik Sunarti Ekowati, S.T., M.Kom., dan Heribertus Ary Setyadi, S.T., M.Kom.

Kehadiran para dosen pendamping diharapkan dapat memberikan arahan, pembinaan, serta memastikan seluruh program pengabdian berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Rombongan peserta BSI Explore diberangkatkan menuju lokasi pengabdian pada hari yang sama.

Setibanya di lokasi, para peserta akan memulai rangkaian kegiatan melalui program edukasi di sekolah, pemberdayaan masyarakat, pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kegiatan sosial, serta berbagai inovasi yang telah dirancang bersama pemerintah desa.

Baca juga: BSI Explore 2026 Hadiri Liga Cikiray Cup, Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat Desa Salawu

Melalui BSI Explore 2026, UBSI terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi dalam memberikan solusi bagi masyarakat.

Program ini menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat demi menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.