BKOT UBSI Kampus Cengkareng 2026 Jadi Jembatan Informasi Orang Tua Sambut Masa Depan Mahasiswa Baru
BSINews-BKOT UBSI Kampus Cengkareng 2026 kembali digelar sebagai forum komunikasi antara kampus dan orang tua mahasiswa baru. Kegiatan bertajuk Bincang Kampus Bersama Orangtua (BKOT) ini akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, dan menjadi wadah bagi orang tua untuk memahami sistem pendidikan, program beasiswa, hingga berbagai layanan kemahasiswaan yang akan mendukung perjalanan akademik putra-putri mereka di perguruan tinggi.
Baca juga: Di Tengah Kota Industri, UBSI Kampus Cikarang Perkuat Sinergi dengan Orang Tua Mahasiswa Lewat BKOT
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng tersebut bertujuan membangun sinergi antara kampus dan keluarga dalam mendukung keberhasilan mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. Melalui BKOT, orang tua dan wali mahasiswa baru akan mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai lingkungan akademik yang akan dijalani mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, peserta akan memperoleh berbagai informasi terkait sistem akademik, layanan kemahasiswaan, kegiatan organisasi, pengembangan karakter, hingga peluang beasiswa yang tersedia di UBSI. Selain itu, orang tua juga akan mendapatkan gambaran mengenai metode pembelajaran yang diterapkan kampus untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja dan industri saat ini.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berupaya menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Melalui BKOT, kampus ingin memastikan orang tua memahami berbagai program unggulan yang dirancang untuk mendukung kesuksesan mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun pengembangan keterampilan.
Peran orang tua dinilai memiliki kontribusi penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan mahasiswa. Oleh karena itu, UBSI Kampus Cengkareng menghadirkan BKOT sebagai sarana komunikasi yang terbuka dan transparan mengenai proses pendidikan di perguruan tinggi. Dengan pemahaman yang baik mengenai sistem kampus, orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan yang tepat selama masa studi anak mereka.
BKOT 2026 akan menghadirkan jajaran pimpinan kampus dan pengelola akademik yang akan memaparkan berbagai informasi penting mengenai profil kampus, sistem pembelajaran berbasis teknologi, aktivitas kemahasiswaan, program sertifikasi kompetensi, hingga berbagai skema beasiswa yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga akan dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui sesi tersebut, orang tua dapat berinteraksi langsung dengan pihak kampus untuk memperoleh informasi yang lebih detail mengenai berbagai program dan layanan yang tersedia.
Kepala Kampus UBSI Cengkareng, Hardiyan, menegaskan bahwa BKOT merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun hubungan yang harmonis dengan orang tua mahasiswa.
“Melalui BKOT, kami ingin menghadirkan ruang komunikasi yang terbuka antara kampus dan orang tua. Kami percaya bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kualitas pendidikan di kampus, tetapi juga dukungan keluarga yang memahami proses pembelajaran yang dijalani mahasiswa,” ujar Hardiyan.
Ia menjelaskan bahwa UBSI terus mengembangkan berbagai program akademik maupun non-akademik guna menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
“Kami akan memperkenalkan berbagai fasilitas, program beasiswa, kegiatan kemahasiswaan, hingga sistem pembelajaran yang dirancang untuk mendukung perkembangan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh. Orang tua perlu mengetahui bahwa pendidikan tinggi saat ini tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga penguatan soft skills dan pengalaman praktik,” tambahnya.
Baca juga: BKOT UBSI Kampus Bogor Jadi Wadah Orang Tua Kenali Dunia Perkuliahan dan Karier Digital Anak
Melalui penyelenggaraan BKOT UBSI Cengkareng 2026, kampus berharap para orang tua memiliki pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai perjalanan pendidikan anak mereka di perguruan tinggi. Dengan kolaborasi yang kuat antara kampus dan keluarga, diharapkan lahir generasi unggul yang siap bersaing dan berkontribusi di era digital.