Mahasiswa UBSI Kenalkan Ilmuwan Muslim Lewat Kamera Obscura

0 6

BSINews, Tangerang – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, menggelar kegiatan sosialisasi edukatif bertajuk “Muslim Scientist: Jejak Peradaban di Mata Generasi Alpha” di MI (Madrasah Ibtidaiyah) Nurul Falah Cihuni, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (5/6). Kegiatan ini melibatkan siswa kelas V dengan tujuan memperkenalkan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam sekaligus menumbuhkan minat belajar sains melalui metode pembelajaran yang interaktif.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UBSI mengawali sesi dengan pemaparan mengenai masa kejayaan peradaban Islam atau Golden Age. Siswa diajak memahami berbagai faktor yang mendorong lahirnya era keemasan Islam, seperti tingginya budaya literasi, dukungan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta semangat para ilmuwan Muslim dalam melakukan penelitian dan inovasi yang memberikan dampak besar bagi dunia.

Baca juga: Dosen UBSI Kampus Pontianak Gelar Pengabdian Masyarakat, Perkuat Pemahaman Guru SMK Al-Madani tentang Okupasi Informatika

Ketua Kelompok, Razzak Minal Anshor, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memperkenalkan kontribusi ilmuwan Muslim terhadap perkembangan ilmu pengetahuan modern. Menurutnya, sejarah keilmuan Islam perlu dikenalkan sejak dini agar generasi muda memiliki referensi yang lebih luas dalam memahami perkembangan sains.

“Kami ingin menunjukkan kepada siswa bahwa banyak teknologi dan konsep ilmu pengetahuan yang digunakan saat ini memiliki keterkaitan dengan penemuan para ilmuwan Muslim pada masa lalu,” kata Razzak, dalam keterangan rilis, Selasa (9/6).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa.

“Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat belajar, serta kebanggaan terhadap sejarah keilmuan Islam,” ujarnya.

Selain membahas latar belakang kejayaan peradaban Islam, mahasiswa juga memperkenalkan sejumlah tokoh ilmuwan Muslim yang berpengaruh di berbagai bidang. Di antaranya Al-Khawarizmi sebagai pelopor aljabar, Ibnu Sina di bidang kedokteran, Al-Biruni dalam astronomi, serta Ibnu Al-Haytham yang dikenal sebagai pelopor ilmu optika modern.

Untuk meningkatkan partisipasi siswa, tim mahasiswa menyelenggarakan kuis interaktif yang berisi pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan kamera obscura, alat optik sederhana yang menjadi dasar perkembangan teknologi kamera modern dan dipopulerkan oleh Ibnu Al-Haytham. Dalam praktik tersebut, siswa dibagi menjadi tiga kelompok dan didampingi langsung oleh mahasiswa selama proses pembuatan hingga pengamatan hasil percobaan.

Melalui percobaan itu, siswa dapat melihat secara langsung bagaimana cahaya membentuk bayangan pada kamera obscura. Metode yang memadukan teori dan praktik tersebut diharapkan membantu siswa memahami konsep dasar optika dengan lebih mudah dan menarik.

Sementara itu, Kepala MI Nurul Falah Cihuni, H. Mad Ro’i, S.Pd, menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa UBSI.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat memberikan manfaat bagi pengembangan wawasan siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa UBSI ini. Materi yang diberikan dapat menambah wawasan siswa di luar pembelajaran yang terdapat dalam kurikulum sekolah,” ungkap H. Mad Ro’i.

Baca juga: UBSI Sukses Gelar Sosialisasi BSI Explore 2026: Wujud Nyata Komitmen Pengabdian Mahasiswa

Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang dimiliki di tengah masyarakat.

“Kami berharap kerja sama semacam ini dapat terus terjalin di masa mendatang,” tambahnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UBSI dalam mendukung peningkatan literasi sains dan pengenalan sejarah keilmuan Islam kepada generasi muda. Melalui pendekatan yang memadukan sejarah, sains, dan praktik langsung, mahasiswa berharap siswa semakin termotivasi untuk belajar, berpikir kritis, serta berani berinovasi dalam menghadapi tantangan masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.