BootCamp IT UBSI Lahirkan Inovasi AI untuk Berbagai Sektor

0 22

BSINews, Bogor – Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar BootCamp IT 2026 bertema Transformasi Digital: Kecerdasan Buatan untuk Solusi Masa Depan” di Hotel Asyana Sentul, Bogor, pada Selasa dan Rabu, 2-3 Juni 2026. Kegiatan tahunan ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan teknis dan non-teknis mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai sesi pendampingan bersama mentor, mulai dari penguatan konsep, diskusi kelompok, hingga pengembangan proyek berbasis AI. Kegiatan ditutup dengan presentasi hasil karya mahasiswa di hadapan dewan juri.

Baca juga: Dosen UBSI Kampus Pontianak Gelar Pengabdian Masyarakat, Perkuat Pemahaman Guru SMK Al-Madani tentang Okupasi Informatika

Ketua Prodi Informatika UBSI, Dr. Sumanto mengatakan bahwa BootCamp IT menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia. Menurutnya, mahasiswa perlu diberikan ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kreativitas mahasiswa. Melalui BootCamp ini, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mengimplementasikan Kecerdasan Buatan untuk menjawab tantangan masa depan. Produk-produk yang dihasilkan hari ini membuktikan bahwa mahasiswa kita siap menjadi motor penggerak inovasi digital,” ujarnya, dalam keterangan rilis, Rabu (10/6).

Kompetisi proyek kelompok menjadi puncak rangkaian kegiatan. Dalam sesi tersebut, mahasiswa mempresentasikan berbagai inovasi yang memanfaatkan teknologi AI untuk menjawab persoalan di bidang sosial, lingkungan, dan kesehatan.

Juara pertama diraih tim dari UBSI kampus Margonda melalui proyek Sistem Pengenalan Bahasa Isyarat. Inovasi ini dirancang untuk membantu komunikasi antara penyandang tuli dan masyarakat umum melalui teknologi pengenalan gerakan tangan secara real-time.

Posisi kedua ditempati proyek Solusi Pemilihan Sampah Mandiri Menggunakan Teknologi Image Recognition Berbasis Mobile yang juga dikembangkan mahasiswa UBSI kampus Margonda. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna mengidentifikasi jenis sampah secara otomatis melalui kamera ponsel sehingga dapat mendukung proses pemilahan sampah sejak dari rumah.

Baca juga: Asah Skill Digital, HIMSI UBSI Kampus Purwokerto Sukses Gelar UI/UX Bootcamp Perdana

Sementara itu, mahasiswa UBSI kampus Kramat 98 meraih juara ketiga melalui aplikasi deteksi gangguan tidur sleep apnea berbasis rekaman audio. Teknologi ini memanfaatkan pemrosesan suara untuk membantu mendeteksi gejala gangguan pernapasan saat tidur secara lebih dini.

“Beragam proyek yang ditampilkan menunjukkan luasnya pemanfaatan AI dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari mendukung inklusivitas bagi penyandang disabilitas, membantu pengelolaan lingkungan, hingga menghadirkan solusi di bidang kesehatan,” jelas Dr. Sumanto.

Melalui BootCamp IT 2026, Dr. Sumanto berharap mahasiswa dapat terus mengembangkan inovasi yang telah dirancang agar memiliki nilai manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan dunia industri. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mencetak talenta digital yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi kebutuhan teknologi di era global.

Leave A Reply

Your email address will not be published.