Dosen UBSI Latih Pemuda Tegal Parang Bikin Video Promosi UMKM Dengan Canva AI
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan keterampilan digital masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim dosen UBSI berkolaborasi dengan Karang Taruna RW 04 Kelurahan Tegal Parang menggelar pelatihan pembuatan video promosi produk UMKM menggunakan canva AI pada Minggu (14/6), di Sekretariat Karang Taruna RW 04, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 – 12.00 WIB diikuti oleh anggota Karang Taruna RW 04 yang memiliki minat dalam pengembangan keterampilan digital dan pemberdayaan UMKM. Pelatihan ini bertujuan membekali generasi muda dengan kemampuan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menciptakan konten promosi yang menarik dan efektif bagi produk UMKM lokal.
Dosen UBSI Latih Pemuda Tegal Parang Bikin Video Promosi UMKM
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan fitur canva ai, teknik desain visual yang menarik, penyusunan narasi promosi yang persuasif, hingga praktik langsung membuat video promosi untuk berbagai produk umkm. Metode pelatihan yang interaktif dan berbasis praktik membuat peserta dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.
Ketua tim pengabdian masyarakat UBSI, Hanafi Eko Darono, menjelaskan bahwa penguasaan teknologi digital, khususnya ai, menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda untuk mendukung perkembangan usaha masyarakat.
“saat ini promosi digital menjadi salah satu kunci keberhasilan umkm dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui pelatihan canva ai ini, kami ingin membekali pemuda karang taruna dengan keterampilan yang relevan dan mudah diterapkan agar mereka mampu membantu pelaku umkm menciptakan konten promosi yang menarik, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (15/6).
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi ai dapat membantu mempercepat proses produksi konten sekaligus meningkatkan kualitas promosi produk lokal.
“AI bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, tetapi menjadi alat yang membantu menghasilkan karya lebih cepat dan efektif. Harapannya, para peserta dapat menjadi penggerak transformasi digital di lingkungan mereka dan turut mendorong pertumbuhan umkm berbasis teknologi,” tambahnya.
Sementara itu, ketua karang taruna rw 04 kelurahan tegal parang, Muhammad Hafidz, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan oleh ubsi sebagai kampus digital kreatif dalam memberikan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen ubsi yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada anggota karang taruna. Materi yang diberikan sangat relevan dengan perkembangan zaman karena saat ini kemampuan membuat konten digital menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan untuk mendukung promosi usaha masyarakat,” katanya.
Menurut Hafidz, pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga membuka wawasan mengenai peluang pemanfaatan teknologi untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para pemuda dapat membantu pelaku umkm di lingkungan rw 04 mempromosikan produknya secara lebih kreatif melalui media digital. Ini menjadi langkah nyata untuk mendukung ekonomi warga sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong pemanfaatan teknologi digital yang produktif di tengah masyarakat. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berperan aktif dalam mendukung kemajuan UMKM lokal.
Dengan semakin banyaknya pemuda yang menguasai keterampilan digital dan teknologi AI, UMKM di Kelurahan Tegal Parang diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar di era digital.