Dongkrak Daya Saing UMKM, Dosen UBSI Gelar Pelatihan Video Editing CapCut Terhadap Karang Taruna RW 03 Tegal Parang

0 24

BSINews, Jakarta – Guna mendorong digitalisasi dan meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tim Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) selaku Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM). Dalam kegiatan ini, dosen UBSI berkolaborasi dengan Unit Kerja Karang Taruna RW 03 Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6), untuk menyelenggarakan pelatihan editing video menggunakan aplikasi CapCut.

Pelatihan ini diinisiasi sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan tren pemasaran digital (digital marketing). Saat ini, konten video pendek seperti Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts telah menjadi instrumen paling efektif untuk menarik minat konsumen. Target utama dari pelatihan ini adalah para pelaku UMKM lokal serta anggota Karang Taruna pendamping usaha di wilayah tersebut.

Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat, Bantu Pokdakan Sebarkan Informasi Digital

Wujud Nyata Pengabdian Masyarakat Kampus Digital Kreatif

Sebagai Ketua Pelaksana PM sekaligus Dosen UBSI, Anjas Ramadhani menegaskan bahwa esensi dari acara ini adalah memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para peserta demi kemandirian ekonomi. Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen UBSI dalam mengimplementasikan ilmu demi kemaslahatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa digitalisasi bukan lagi hal yang menakutkan bagi pelaku usaha mikro. Melalui pelatihan ini, kami dari tim dosen UBSI membekali peserta dengan keterampilan konkret agar mereka bisa mandiri dalam mengelola branding produknya, hanya modal smartphone di tangan,” ungkap Anjas.

Sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial, kemasyarakatan, dan pengembangan potensi pemuda di wilayah Tegal Parang, Karang Taruna RW 03 menyambut baik sinergi ini. Program kolaborasi tersebut menjadi salah satu bukti nyata dari rangkaian agenda kreatif dan edukatif yang konsisten dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dari Teori Langsung Praktik ke Layar HP

Selama pelatihan berlangsung, para peserta dipandu langsung oleh tim dosen UBSI yang berpengalaman di bidang pembuatan konten kreatif. Materi yang diberikan secara komprehensif mencakup teknik pengambilan video (shooting) menggunakan smartphone, dasar-dasar editing di aplikasi CapCut seperti memotong klip (trimming), transisi, dan pengaturan warna (color grading). Selain itu, peserta juga dibekali keahlian dalam pemanfaatan fitur teks, teknik pengisian suara (voiceover), pemilihan musik yang bebas hak cipta (copyright free), hingga kiat-kiat khusus membuat video promosi yang persuasif dan berpotensi masuk FYP (For You Page) di berbagai platform media sosial.

Tak hanya sekadar mendengarkan teori, para peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan video produk mereka masing-masing, mulai dari sektor kuliner hingga kerajinan tangan, serta mendapatkan evaluasi langsung dari pemateri.

Baca juga: Pelatihan Inovasi Promosi Digital: PKK RW 010 Didorong Jadi Kreator Konten Lokal dengan CapCut

Salah satu pelaku UMKM yang menjadi peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya inisiatif pengabdian masyarakat ini.

“Dulu saya pikir bikin video iklan itu harus pakai komputer canggih dan susah. Ternyata pakai CapCut di HP saja sudah bisa bikin video yang bagus banget. Sekarang saya lebih percaya diri buat promosi di Instagram dan TikTok,” tuturnya dengan antusias.

Melalui kegiatan berkelanjutan seperti ini, tim Dosen UBSI dan Karang Taruna RW 03 Tegal Parang berharap dapat melahirkan ekosistem UMKM yang mandiri secara digital. Dengan demikian, produk-produk lokal Tegal Parang diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat regional, melainkan hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Leave A Reply

Your email address will not be published.