UBSI Kampus Tasikmalaya Perkuat Budaya Riset Lewat Sharing Session Hasil Penelitian Dosen
BSINews, Tasikmalaya — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sukses menyelenggarakan kegiatan Sharing Session: Hasil Penelitian Dosen pada Rabu (3/6). Kegiatan yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat budaya riset sekaligus meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai pelaksanaan penelitian di perguruan tinggi.
UBSI Kampus Tasikmalaya Perkuat Budaya Riset Lewat Sharing Session Hasil Penelitian Dosen
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Agung Baitul Hikmah dan Herlan Sutisna, yang merupakan dosen penerima dana hibah penelitian. Dalam sesi pemaparannya, kedua narasumber berbagi pengalaman mengenai penyusunan proposal penelitian, strategi memperoleh pendanaan hibah, hingga pentingnya menghasilkan luaran penelitian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Agung Baitul Hikmah menegaskan bahwa penelitian merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus sarana menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan di masyarakat.
“Melalui penelitian, dosen memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, penting bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas proposal dan luaran penelitian agar dapat bersaing dalam berbagai skema hibah,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Tasikmalaya Rabu (3/6).
Baca Juga : UBSI Kampus Tasikmalaya Gelar Sharing Session Hasil Penelitian Dosen untuk Perkuat Budaya Riset Akademik
Sementara itu, Herlan Sutisna mendorong dosen maupun mahasiswa untuk tidak ragu memulai penelitian serta aktif mencari peluang kolaborasi. Menurutnya, kesempatan memperoleh pendanaan hibah terbuka bagi siapa saja yang memiliki ide inovatif dan kemauan untuk terus belajar.
“Kesempatan memperoleh hibah penelitian terbuka bagi siapa saja yang memiliki ide dan kemauan untuk terus belajar. Kunci utamanya adalah konsisten, memahami kebutuhan program pendanaan, dan berani mencoba mengajukan proposal,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan disampaikan seputar penyusunan proposal penelitian, teknik publikasi ilmiah, hingga peluang keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan riset bersama dosen. Diskusi tersebut memberikan wawasan baru mengenai proses penelitian, mulai dari penyusunan ide hingga menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas.
Salah satu peserta mahasiswa, Sri Mulyan Farhatan Nurazizah, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai dunia penelitian yang selama ini dianggap cukup kompleks.
“Saya jadi lebih memahami bagaimana proses penelitian dilakukan dari awal hingga menghasilkan publikasi. Kegiatan ini juga membuka wawasan bahwa mahasiswa memiliki peluang untuk terlibat dalam penelitian bersama dosen,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu peserta dosen, Fani Nurona Cahya, yang merasa semakin termotivasi untuk mengikuti program hibah penelitian setelah mendengarkan pengalaman para narasumber.
“Sharing session ini sangat bermanfaat karena narasumber tidak hanya membagikan keberhasilannya, tetapi juga pengalaman menghadapi tantangan selama proses penelitian. Hal tersebut menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kami,” tutupnya.
Melalui kegiatan Sharing Session: Hasil Penelitian Dosen, UBSI kampus Tasikmalaya berharap budaya riset di lingkungan kampus semakin berkembang serta mendorong lahirnya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian yang inovatif, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat. (Safika)