Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI Kampus Bekasi Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu melalui Pengelolaan SDM yang Efektif

0 6

BSINews, Bekasi — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Pada Jum’at (26/4). Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBSI bekerja sama dengan kader Posyandu Mawar Melati Perum Griya Asri 1, Tambun Selatan, Bekasi, menggelar kegiatan bertema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Posyandu melalui Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Efektif.”

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI Kampus Bekasi Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu melalui Pengelolaan SDM yang Efektif

Kegiatan ini dipimpin oleh Irwan Raharja bersama Popon Rabia Adawia, Asep Dony Suhendra, dan Aprilia Puspasari. Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para kader mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga.

Dalam pemaparannya, tim dosen menjelaskan berbagai tantangan yang masih dihadapi Posyandu, mulai dari keterbatasan jumlah kader, perbedaan kompetensi, hingga belum meratanya kualitas pelayanan. Untuk menjawab tantangan tersebut, peserta diberikan materi mengenai strategi pengelolaan SDM, seperti perencanaan kebutuhan kader, rekrutmen berbasis partisipasi masyarakat, pelatihan berkelanjutan, peningkatan kapasitas dan motivasi kader, evaluasi kinerja, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan data Posyandu.

Ketua tim pengabdian, Irwan Raharja, menegaskan bahwa kualitas pelayanan Posyandu sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan pengelolaan sumber daya manusia yang dimiliki.

“Manajemen SDM yang efektif bukan hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dan memastikan keberlanjutan program Posyandu. Dengan kader yang terlatih, termotivasi, dan didukung sistem yang baik, Posyandu dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang lebih profesional dan terpercaya,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bekasi Jum’at (26/4).

Baca Juga : Pelatihan Pengelolaan SDM, Universitas BSI Siapkan Perempuan Muda Menghadapi Era Digital

Sementara itu, Popon Rabia Adawia menambahkan bahwa keberhasilan Posyandu tidak hanya ditentukan oleh jumlah kader, tetapi juga kualitas manajemen yang diterapkan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

“Kader yang memiliki kompetensi, motivasi, dan dukungan yang memadai akan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik sehingga masyarakat merasa terbantu dan semakin aktif berpartisipasi dalam berbagai program kesehatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UBSI berharap para kader Posyandu mampu menerapkan strategi pengelolaan SDM yang lebih efektif sehingga kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dapat terus meningkat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen UBSI dalam memperkuat kolaborasi dengan masyarakat serta mendukung terwujudnya layanan kesehatan komunitas yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.