Workshop TOEFL UBSI Kampus Purwokerto Bekali Mahasiswa Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris untuk Raih Skor Maksimal

0 12

BSINews, PurwokertoUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto melalui Lembaga Bahasa BSI menyelenggarakan workshop bertajuk “Tips and Tricks How Do The TOEFL Test” di Aula UBSI kampus Purwokerto pada Selasa (30/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UBSI kampus Purwokerto sebagai upaya meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi Tes TOEFL sebagai bekal memasuki dunia akademik dan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Workshop TOEFL UBSI Bekali Mahasiswa Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris 

Workshop menghadirkan Ben Amos sebagai narasumber yang membagikan berbagai strategi efektif dalam menghadapi Tes TOEFL. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti setiap sesi materi dan diskusi.

Acara dibuka oleh Agus Priadi selaku Ketua Lembaga Bahasa UBSI. Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris melalui sertifikasi TOEFL merupakan salah satu kompetensi penting yang dapat membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa.

“TOEFL bukan sekadar syarat akademik, tetapi juga menjadi salah satu indikator kompetensi yang akan membuka lebih banyak peluang, baik untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia profesional. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri dengan lebih baik,” ujar Agus dalam keterangan rilis di Purwokerto, Selasa (30/6).

Sementara itu, Kepala Kampus UBSI kampus Purwokerto, Vadlya Ma’arif, mengapresiasi penyelenggaraan workshop tersebut sebagai bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di tingkat global.

“Kemampuan bahasa Inggris saat ini menjadi kompetensi yang wajib dimiliki mahasiswa di berbagai bidang. Melalui workshop TOEFL ini, kami berharap mahasiswa semakin percaya diri menghadapi tes, mampu meraih skor terbaik, serta memiliki bekal yang lebih kuat untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” jelasnya.

Pada sesi utama, Ben Amos membahas teknik menjawab soal pada setiap bagian Tes TOEFL, mulai dari Listening Comprehension, Structure and Written Expression, hingga Reading Comprehension. Selain menyampaikan materi, ia juga memberikan berbagai tips praktis mengenai strategi mengelola waktu saat ujian serta menghindari kesalahan yang sering dilakukan peserta. Dalam kesempatan tersebut, Ben Amos turut memotivasi peserta agar tidak merasa takut menghadapi Tes TOEFL.

Baca juga : Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Solo Tingkatkan Kompetensi melalui Workshop dan Uji Profisiensi Software Quality Assurance Berbasis Industri

“Jangan takut menghadapi TOEFL. Dengan latihan yang konsisten, memahami karakteristik soal, dan menerapkan strategi yang benar, saya yakin kalian dapat memperoleh skor terbaik,” ungkapnya.

Melalui workshop ini, Vadlya berharap mahasiswa mampu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus memperoleh hasil TOEFL yang optimal. “Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.