BSINews, Yogyakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Klaten menyelenggarakan Seminar Digital Kreatif bertema “Strategi Branding Institusi 5.0: Mengelola Citra Institusi dengan Solusi Cerdas AI” pada Senin (29/6) di Kantor DPRD Kabupaten Klaten. Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Klaten sebagai upaya meningkatkan kemampuan institusi pendidikan dalam membangun citra sekolah melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
UBSI Kampus Yogyakarta Bekali Kepala Sekolah di Klaten dengan Strategi Branding Berbasis AI
Hadir sebagai narasumber, Dr. Anik Andriani, dosen UBSI kampus Yogyakarta, bersama dua kreator konten asal Klaten, Amin Klaten dan Rahmat Hermawan. Ketiganya membagikan pengalaman dan strategi praktis dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat identitas serta daya saing institusi pendidikan.
Dalam pemaparannya, Anik menjelaskan bahwa branding merupakan salah satu faktor penting yang menentukan bagaimana sebuah sekolah dikenal oleh masyarakat. Menurutnya, keunggulan yang dimiliki sekolah perlu dikomunikasikan secara efektif agar mampu membangun citra positif.
“Sekolah yang unggul tentu dikenal, dan sekolah yang terkenal belum tentu unggul. Karena itu, keunggulan sekolah harus diperkenalkan kepada masyarakat agar mampu meningkatkan branding sehingga menjadi sekolah yang unggul sekaligus dikenal luas,” ujar Anik dalam keterangan rilis di Yogyakarta, Selasa (30/6).
Ia juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI memberikan berbagai kemudahan bagi institusi pendidikan dalam menghasilkan konten promosi yang berkualitas tanpa membutuhkan sumber daya yang besar.
Pada sesi berikutnya, Amin Klaten menekankan pentingnya konsistensi dalam memproduksi konten yang menampilkan berbagai aktivitas dan prestasi sekolah sebagai sarana memperkuat branding.
“Konten merupakan salah satu media utama untuk menyampaikan keunggulan sekolah kepada masyarakat. Semakin konsisten sekolah menghadirkan konten yang informatif dan menarik, semakin besar peluang meningkatkan kepercayaan publik,” ungkapnya.
Sementara itu, Rahmat Hermawan mendorong sekolah untuk melibatkan siswa dalam proses pembuatan konten agar hasil yang dihasilkan lebih kreatif dan dekat dengan karakter generasi muda. “Melibatkan siswa dalam proses produksi konten akan menghasilkan materi promosi yang lebih autentik, kreatif, dan sesuai dengan tren media sosial saat ini,” jelasnya.
Baca juga : UBSI Bekali Karang Taruna Tegal Parang Keterampilan AI untuk Digital Branding dan Pembuatan Konten Kreatif
Melalui kegiatan ini, Anik menyampaikan bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.
“Diharapkan para kepala sekolah dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI sebagai strategi membangun citra institusi yang lebih inovatif, adaptif, dan mampu meningkatkan daya saing sekolah di era digital,” tutupnya. (Alisa)