BSINews, Pontianak – Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak resmi membuka Informatika Digital Expo (IDE) 2026 di Aula Lantai 4. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin (29/6) hingga Kamis (2/7), menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan inovasi sekaligus memperkuat budaya akademik yang kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Ragam Kegiatan Perkuat Kompetensi Mahasiswa
IDE 2026 menghadirkan berbagai agenda yang dirancang untuk memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, mulai dari pameran karya, seminar teknologi, Tech Talk bersama Google Student Ambassador, Industry Experience Sharing, hingga diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan sesi awarding sebagai bentuk apresiasi terhadap karya dan prestasi mahasiswa.
Kepala Kampus UBSI kampus Pontianak, Ir. Eri Bayu Pratama, menyampaikan bahwa IDE 2026 merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus menampilkan hasil pembelajaran yang telah diperoleh selama perkuliahan.
“Melalui IDE 2026, kami ingin mahasiswa memiliki ruang untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi yang mereka miliki. AI memang mampu membantu berbagai pekerjaan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berpikir, kreativitas, dan kompetensi yang lebih kuat sehingga mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan menghasilkan solusi yang bermanfaat,” ujar Eri dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).
Menurut Eri, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan lulusan yang adaptif, kreatif, serta mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi secara tepat.
Bangun Atmosfer Akademik yang Positif
Kepala Program Studi Informatika UBSI kampus Pontianak, Lisnawanty, menjelaskan bahwa IDE 2026 merupakan penyelenggaraan perdana yang diinisiasi untuk membangun atmosfer akademik yang positif di lingkungan Program Studi Informatika.
“IDE 2026 hadir sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan karya sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki. Kegiatan ini lahir dari semangat menciptakan suasana akademik yang positif dan kondusif. Tentu penyelenggaraannya tidak lepas dari dukungan mahasiswa, panitia, dan para mitra yang bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Lisnawanty.
Ia berharap IDE dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang terus menghadirkan inovasi. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan mitra industri menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya berbagai gagasan kreatif di bidang teknologi informasi.
Melalui IDE 2026, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan memamerkan hasil karya, tetapi juga memperluas wawasan melalui seminar, diskusi, dan berbagi pengalaman bersama praktisi industri. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya inovasi di lingkungan akademik sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja di era digital. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mendorong lahirnya talenta-talenta digital yang inovatif, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta perkembangan industri teknologi.(Tiara Sari)