Mahasiswa Prodi RPL UBSI Siap Pamerkan Game Mobile Karya Sendiri di Game On! 2026

0 12

BSINews, Jakarta-Game mobile karya mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)  akan segera dipamerkan dalam ajang bertajuk Game On! 2026 yang digelar oleh mahasiswa Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng. Kegiatan ini akan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB sebagai bentuk implementasi hasil pembelajaran mahasiswa di bidang pengembangan game.

Baca juga: IT Bootcamp 2026 RPL UBSI Cetak Inovator Cloud Computing Lewat Karya Digital SolutifProgram Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

Mengusung tema Show Your Game, Share Your Story, acara ini diinisiasi oleh mahasiswa semester 4 kelas 10.6A.26 sebagai wadah untuk memamerkan sekaligus menguji coba (game play test) game mobile yang mereka kembangkan selama perkuliahan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapan mahasiswa UBSI dalam menghadirkan produk digital kreatif yang dapat dinikmati masyarakat.

Sebagai Universitas Bina Sarana Informatika, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswanya untuk menghasilkan karya inovatif berbasis teknologi melalui pembelajaran berbasis praktik dan proyek nyata.

Dosen pengampu mata kuliah Mobile Game, Jordy Lasmana Putra, mengatakan bahwa pameran ini merupakan bagian penting dari luaran mata kuliah Mobile Game.

“Pameran karya ini adalah bagian dari output mata kuliah Mobile Game. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menciptakan produk nyata yang dapat dimainkan dan dinikmati oleh publik,” ujar Jordy.

Dalam pameran tersebut, terdapat tiga game utama yang akan diperkenalkan kepada pengunjung. Karya pertama adalah Underworld Knight, game bergenre Action Adventure, Hack and Slash, dan Fantasy yang dikembangkan oleh kelompok pertama.

Ketua kelompok, Akhmad Arjito, menjelaskan bahwa game tersebut mengangkat kisah seorang ksatria kerajaan yang berjuang merebut kembali harta kerajaan dari pasukan monster.

“Underworld Knight adalah game bertema medieval yang menceritakan seorang ksatria bernama Knight. Pemain akan menjelajahi wilayah yang hancur dan menghadapi ancaman dunia bawah,” jelasnya.

Game kedua, Rooftop Harvest, hadir dengan genre Farming Management Simulation yang dikembangkan oleh kelompok yang dipimpin Maladi. Konsep permainan ini mengajak pemain mengelola kebun sayur di atap kos untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu, kelompok ketiga menghadirkan Sail or Fail, sebuah game bergenre Endless Runner dan Arcade yang dikembangkan oleh Bayu Setiawan dan timnya. Game ini mengisahkan petualangan seorang bajak laut buronan yang harus bertahan dari kejaran marinir sambil menghindari berbagai rintangan di lautan.

Baca juga: Prodi Software Engineering (RPL) UBSI Gelar Workshop Cloud Technology untuk Dorong Inovasi Digital

Melalui kegiatan ini, mahasiswa RPL UBSI menunjukkan bahwa pembelajaran di kampus tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada pengembangan produk digital yang aplikatif dan inovatif. Pameran Game On! 2026 diharapkan dapat menjadi ruang apresiasi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya di industri kreatif digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.