Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor Ikuti Uji Kompetensi Programmer, Perkuat Kesiapan Hadapi Industri Digital

0 11

BSINews, Bogor – Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Programmer. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (7/7) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) kampus Bogor ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi sebagai bagian dari proses penguatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri digital.

Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor Ikuti Uji Kompetensi Programmer

Uji kompetensi ini bertujuan memastikan mahasiswa memiliki keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja yang memenuhi standar profesi di bidang pemrograman. Melalui proses asesmen yang mengacu pada standar kompetensi kerja, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk membuktikan kemampuan profesional mereka sebelum memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.

Pelaksanaan asesmen dilakukan oleh tim asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BSI yang terdiri atas Priyatno, Yudisthira, Dewi Ayu Nurwulandari, Yesni Malau, dan Sunarti. Seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif melalui verifikasi portofolio, observasi praktik, wawancara, serta evaluasi terhadap bukti kompetensi yang ditunjukkan oleh setiap peserta.

Priyatno menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi sarana penting untuk mengukur kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Uji kompetensi ini dirancang untuk memastikan mahasiswa memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar profesi. Kami tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses berpikir, ketepatan penyelesaian masalah, dan penerapan praktik pemrograman yang baik. Harapannya, mahasiswa yang dinyatakan kompeten benar-benar siap memasuki dunia kerja,” ujar Priyatno dalam keterangan rilis di Bogor, Rabu (8/7).

Senada dengan itu, Sunarti menegaskan bahwa seluruh proses asesmen dilaksanakan secara objektif dengan mengacu pada skema kompetensi yang telah ditetapkan sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

“Setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kompetensinya melalui praktik, wawancara, dan verifikasi bukti kerja. Penilaian dilakukan berdasarkan standar yang berlaku sehingga sertifikasi yang diperoleh memiliki nilai dan kredibilitas di dunia industri,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewi juga menambahkan bahwa Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Bogor terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan akademik dan profesional yang mendukung peningkatan kualitas lulusan.

Baca juga : Raih Sertifikat BNSP, Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Pontianak Uji Kompetensi Pemrograman 

“Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga kompetensi profesional yang diakui secara nasional sehingga mampu menjadi sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam transformasi digital di berbagai sektor,” tambahnya.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, secara konsisten mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi profesi, pelatihan, dan pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen UBSI dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.