FGD PKM UBSI dan Pokdakan See Kasep Rumuskan Solusi Teknologi untuk Tingkatkan Budidaya Ikan Nila
BSINews, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi melalui tim Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) See Kasep di Kampung Ciseupan, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (2/5). Kegiatan yang merupakan bagian dari program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini bertujuan memetakan kebutuhan mitra sekaligus merumuskan solusi berbasis teknologi untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila dan memperkuat manajemen usaha kelompok.
FGD PKM UBSI dan Pokdakan See Kasep Rumuskan Solusi Teknologi untuk Tingkatkan Budidaya Ikan Nila
FGD diikuti oleh tim PKM UBSI yang terdiri atas Eva Marsusanti selaku ketua pengusul, Rizal Amegia Saputra dan Lis Saumi Ramdhani sebagai anggota pengusul, serta dua mahasiswa, Restu Dwi Agustiani dan Sela Maharani. Bersama anggota Pokdakan See Kasep, tim berdiskusi untuk mengidentifikasi kondisi usaha, hambatan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang akan diterapkan melalui program pemberdayaan.
Eva Marsusanti menjelaskan bahwa FGD menjadi tahapan penting untuk memastikan solusi yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mitra di lapangan. “Melalui diskusi ini kami dapat memetakan kondisi riil yang dihadapi Pokdakan See Kasep, sehingga program yang dijalankan tidak hanya memberikan bantuan sarana, tetapi juga menghadirkan solusi teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas budidaya dan memperkuat tata kelola usaha secara berkelanjutan,” uja Eva dalam keterangan rilis di Sukabumi, Senin (4/5).
Sementara itu, Eva juga menjelaskan bahwa selain mengidentifikasi potensi usaha, tim juga mengumpulkan data dasar (baseline) yang meliputi kapasitas produksi setiap siklus, kualitas air kolam, tingkat kelangsungan hidup ikan, biaya operasional, hingga sistem pencatatan keuangan yang diterapkan kelompok. Data tersebut menjadi dasar dalam menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan mitra.
“Di bidang manajemen usaha, tim mengembangkan SIPAKAN (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Perikanan), sebuah aplikasi berbasis web yang membantu anggota kelompok mencatat modal usaha, biaya operasional, transaksi penjualan, hingga laporan keuangan secara lebih terstruktur. Tim juga akan memberikan pelatihan dan pendampingan agar seluruh anggota mampu mengoperasikan aplikasi tersebut secara mandiri,” jelasnya.
Baca juga : Tim PKM UBSI Kampus Sukabumi Gelar FGD Bersama Wintira Coffee, Perkuat Program Pemberdayaan UMKM Kopi Lokal
Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.
“Penerapan teknologi tepat guna dan digitalisasi pengelolaan usaha diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila, memperkuat kemandirian ekonomi Pokdakan See Kasep, serta mendukung keberlanjutan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Sukabumi,” tutup Eva. (Alisa)